Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Bahasa Daerah terhadap Struktur Kalimat Bahasa Indonesia dalam Komunikasi Sehari-hari di masyarakat Anjani, Astri; Salwa, Nur Anisa; Nurhaliza
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.19722

Abstract

Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional memiliki peran strategis dalam menyatukan masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, budaya, dan bahasa daerah. Sejak ditetapkan sebagai bahasa resmi negara pada tahun 1945, bahasa Indonesia menjadi simbol persatuan dan identitas kebangsaan. Namun demikian, dalam praktik komunikasi sehari-hari, bahasa Indonesia tidak digunakan secara murni oleh sebagian besar penuturnya. Banyak masyarakat Indonesia yang menjadikan bahasa daerah sebagai bahasa ibu dan lebih dominan digunakan dalam lingkungan keluarga maupun komunitas lokal. Ketika masyarakat beralih menggunakan bahasa Indonesia, unsur-unsur dari bahasa daerah tersebut sering kali terbawa, terutama dalam aspek struktur kalimat. Pengaruh ini tidak hanya terbatas pada fonologi dan leksikon, tetapi juga menyentuh tataran sintaksis yang membentuk pola berpikir dan penyampaian pesan. Dalam konteks komunikasi antar masyarakat, fenomena ini dapat menimbulkan pergeseran makna, ketidaktepatan penyampaian, atau bahkan kesalahpahaman. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh bahasa daerah terhadap struktur kalimat bahasa Indonesia dalam komunikasi sehari-hari di masyarakat. Penelitian ini menjadi penting untuk memahami dinamika kebahasaan yang terjadi di tengah masyarakat multikultural serta implikasinya terhadap efektivitas komunikasi lintas budaya dalam satu bangsa.
DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP FREKUENSI INTERAKSI TATAP MUKA MASYARAKAT USIA PRODUKTIF Syatriani, Derry; Salwa, Nur Anisa; Akbar, Muhamad Dodi; Kusumadinata, Ali Alamsyah
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): JP2N: Mei - Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/mfh7mr68

Abstract

Perkembangan media sosial sebagai bagian dari era digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi masyarakat, khususnya pada masyarakat usia produktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media sosial terhadap frekuensi interaksi tatap muka dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan instrumen kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada masyarakat usia produktif sebagai responden. Variabel independen dalam penelitian ini adalah penggunaan media sosial, sedangkan variabel dependen adalah frekuensi interaksi tatap muka. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial untuk menguji hubungan dan pengaruh antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial memiliki hubungan dan pengaruh yang signifikan terhadap frekuensi interaksi tatap muka. Tingginya intensitas dan durasi penggunaan media sosial cenderung diikuti oleh penurunan frekuensi interaksi tatap muka. Temuan kuesioner juga menunjukkan bahwa responden merasakan manfaat teknologi digital dalam mempermudah komunikasi dan akses informasi, namun sekaligus menyadari berkurangnya interaksi sosial secara langsung. Penelitian ini sejalan dengan Teori Uses and Gratifications serta konsep komunikasi interpersonal yang dimediasi teknologi. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa media sosial berperan penting dalam membentuk ulang pola komunikasi interpersonal di era digital.