Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kritis QRIS dan GPN dalam Memperkuat Kedaulatan Ekonomi Digital Indonesia (Tinjauan Laporan USTR 2025) Agustiana, Aditiya; Putri, Tutut Mutiara; Nurvianti, Rizki Amallia; Utami, Laela Dwi; Soliha, Ira; Syahwildan, Muhamad
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 2 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) merupakan langkah strategis Indonesia dalam memperkuat infrastruktur ekonomi digital dan mempertahankan kedaulatan data nasional. Namun, kebijakan ini mendapat sorotan dari Amerika Serikat melalui Laporan National Trade Estimate (NTE) 2025, yang menyebut bahwa QRIS dan GPN membatasi akses perusahaan asing, terutama Visa dan Mastercard, dalam sistem pembayaran domestik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan QRIS dalam penguatan ekonomi digital Indonesia, menelaah kritik AS terhadap kebijakan tersebut, serta mengevaluasi potensi ancaman terhadap kedaulatan data ekonomi nasional. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil riset menunjukkan bahwa walaupun QRIS dan GPN membantu meningkatkan inklusi finansial serta efisiensi dalam transaksi digital, masih ada tantangan yang harus dihadapi. Keterbatasan pada infrastruktur digital dan pengaruh geopolitik dari negara luar perlu diwaspadai agar tidak mengurangi kemandirian dan kedaulatan ekonomi suatu negara.
Analisis Kualitatif Anggaran Harga Pokok Produksi terhadap Efisiensi Biaya Operasional PT Indofood Sukses Makmur Tbk Agustiana, Aditiya; Putri, Tutut Mutiara; Nurvianti, Rizki Amallia; Utami, Laela Dwi; Syahwildan, Muhamad
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 2 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efisiensi biaya menjadi salah satu fokus penting dalam keberlangsungan industri manufaktur. Salah satu komponennya adalah pengelolaan anggaran harga pokok produksi (HPP) yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana penganggaran HPP diterapkan di PT Indofood Sukses Makmur Tbk dan dampaknya terhadap efisiensi biaya operasional. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur dan analisis laporan keuangan perusahaan selama periode 2022 hingga 2024. Peneliti menelaah dokumen berupa laporan tahunan, laporan laba rugi, serta informasi produksi untuk mengkaji kesesuaian antara rencana anggaran dan realisasi biaya. Temuan menunjukkan bahwa penganggaran HPP yang efektif dapat membantu perusahaan mengenali potensi pemborosan serta meningkatkan akurasi dalam perencanaan biaya produksi. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada pendekatannya yang fokus pada evaluasi anggaran berbasis dokumen aktual dari perusahaan skala besar. Penelitian ini juga memberikan gambaran tentang pentingnya pengendalian biaya yang terstruktur sebagai fondasi pengambilan keputusan strategis jangka panjang di sektor manufaktur.
Penguatan Ekonomi Kelompok Wanita Tani melalui Program Pekarangan Pangan Lestari di Desa Karangmukti Syahwildan, Muhamad; Widiastuti, Widiastuti; Suhendra, Suhendra; Agustiana, Aditiya; Riyanto, Kuwat
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 01 (2026): januari 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i01.1112

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran program budidaya sayuran dalam meningkatkan perekonomian anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Cempaka di Desa Karangmukti, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus, melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Hasil menunjukkan bahwa pelaksanaan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan rumah tangga, meningkatkan keterampilan budidaya, serta mendorong diversifikasi tanaman. Secara ekonomi, pendapatan kotor bulanan kelompok mencapai Rp. 5,27 juta, dengan pendapatan bersih sekitar Rp. 4,2–4,7 juta yang terbagi rata pada anggota. Selain aspek finansial, program ini memperkuat solidaritas sosial, menumbuhkan kemandirian perempuan, dan membuka peluang pemasaran ke pasar lokal. Keberhasilan didukung oleh bantuan bibit, peran penyuluh pertanian, dan partisipasi aktif anggota, sedangkan kendala utama meliputi keterbatasan sarana, koordinasi pengelolaan, dan minimnya inovasi budidaya.