Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas digital aparatur desa dalam mengelola dan mengevaluasi implementasi Smart Village melalui pendampingan pengembangan serta memanfaatkan aplikasi self-assessment. Selama ini, proses evaluasi layanan digital desa masih dilakukan secara manual, tidak terstruktur, dan belum memiliki standar pengukuran yang jelas sehingga menyulitkan pemerintah desa dalam mengidentifikasi tingkat efektivitas layanan serta menentukan strategi pengembangan yang tepat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi konsep evaluasi Smart Village berbasis indikator, pelatihan penggunaan aplikasi self-assessment, serta pendampingan implementasi aplikasi dalam proses evaluasi layanan digital desa. Indikator evaluasi yang digunakan mencakup kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, pemanfaatan teknologi, kepuasan pengguna, dan dampak manfaat bersih. Aplikasi yang dikembangkan berbasis web dengan desain sederhana tanpa proses login kompleks serta dilengkapi fitur pengisian indikator, visualisasi hasil evaluasi, riwayat penilaian, dan rekomendasi perbaikan berbasis skor. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aparatur desa mampu menggunakan aplikasi secara mandiri dalam melakukan evaluasi layanan digital. Nilai evaluasi implementasi Smart Village yang diperoleh sebesar 81.06 menunjukkan bahwa aplikasi ini efektif memberikan gambaran objectif tingkat keberhasilan layanan digital desa serta mendukung pengambilan keputusan dalam pengembangan layanan secara keberlanjutan.