Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SD Negeri 101775 Sampali Lubis, Adelia Putri; Manurung, Leony Cecilia; Nababan, Ayu; Putri, Triwani Ayunda; Manurung, Celine Soraya; Rosmaini
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 4 (2024): JUNI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan membaca permulaan merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran dan sering menjadi tantangan besar bagi siswa kelas 2 di SD Negeri 101775 Sampali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan yang dialami dalam belajar membaca permulaan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat kemampuan membaca siswa kelas 2 di SD Negeri 101775 Sampali. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian adalah siswa kelas 2 di sekolah tersebut. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa siswa belum lancar membaca, masih kesulitan mengenali huruf, menggabungkan suku kata menjadi kata, dan menyusun kata menjadi kalimat. Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan ini meliputi aspek intelektual, psikologis, dan kurangnya dukungan dari orang tua.
HAMBATAN EVALUASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR Ikhwaturraiyuna, Ikhwaturraiyuna; Chairunisa, Siti; Sinaga, Regita; Nababan, Ayu; Laia, Yufema; Manjani, Nurhudayah
Jurnal Merah Putih Sekolah Dasar Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmpsd.v2i5.71955

Abstract

The Merdeka Curriculum emphasizes the importance of differentiated learning evaluation tailored to the needs, readiness, and characteristics of students. However, in its implementation in elementary schools, teachers still face various obstacles. This study aims to analyze the obstacles experienced by elementary school teachers in implementing differentiated learning evaluation based on the Merdeka Curriculum. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques in the form of interviews and observations of elementary school teachers. Data analysis was conducted thematically to identify patterns and main themes of obstacles that arose. The results show that the main obstacles faced by teachers include limited conceptual understanding of differentiated evaluation, difficulties in designing varied evaluation instruments, low technological literacy in implementing evaluation, as well as high administrative workload and lack of managerial support. These findings emphasize the need to strengthen teacher competencies through continuous training, improve technological literacy, and provide adequate institutional support so that the implementation of differentiated learning evaluation in the Merdeka Curriculum can run optimally in elementary schools.