Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ekologi Perkotaan: Telaah Ayat-Ayat Keindahan Alam sebagai Upaya Mewujudkan Livable City Rahmadita, Mawar; Halimatussa'diyah, Halimatussa'diyah; Ilyas, Deddy
Jurnal Riset Agama Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explore the integration of spiritual values ​​in the Quran into modern city planning which has been dominated by a physical approach and tends to ignore the value of nature conservation, in order to create a livable city. This study uses a qualitative method based on literature review with a maudhu'i interpretation approach to analyze relevant verses of the Quran regarding natural beauty. The results of the study show that the verses of the Quran describe the beauty of nature as a reflection of the greatness of Allah SWT by emphasizing harmony and balance (mizan). Elements of natural beauty such as water, air, green open space, and sunlight have aesthetic, ecological, and spiritual values ​​that support environmental sustainability. The concept of a good land (baldatun tayyibah) is a guide for harmonious and sustainable urban planning. This study concludes that the concept of a livable city is in line with the values ​​of the Quran which emphasize balance, welfare, and sustainable environmental management, thus creating a livable and environmentally and socially friendly city.
Rekonstruksi Ethico Legal dalam Penafsiran Ayat-Ayat Hijab: Analisis Wacana Kritis Terhadap Seksualitas Tubuh Perempuan Kaina, Lili; Rahmadita, Mawar; Hadi, Muhammad Luthfi; Prasetyo, Dimas Angger
Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Al-Muhith Vol. 5, No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v5i1.5707

Abstract

Artikel ini bertujuan membahas rekonstruksi ethico-legal dalam penafsiran ayat-ayat hijab dengan menganalisis wacana seksualitas tubuh perempuan. Hal ini dilatari oleh fakta sejarah bahwa ayat-ayat hijab sering kali dikaitkan dengan perintah bagi perempuan untuk mengenakan jilbab, sekaligus berfungsi untuk membedakan antara perempuan merdeka dan perempuan budak. Selain itu, literatur yang ada menunjukkan adanya aspek moralitas yang terkandung dalam ayat-ayat hijab yang diarahkan kepada keharusan kaum perempuan untuk memelihara etika dan moralitas saat berinteraksi di ruang publik. Melalui metode kualitatif secara deskriptif-analitis dan pendekatan kontekstualisasi Abdullah Saeed, artikel ini memberi kesimpulan bahwa pemahaman QS. al-Ahzab [33]: 59 dan QS. al-Nur [24]: 31, yang merepresentasikan ayat-ayat hijab, mengajarkan kesopanan dalam berpakaian dan berperilaku, serta melarang perempuan menunjukkan perhiasan secara berlebihan. Hijab mencerminkan tanda ketaatan sekaligus menjadi alat perlindungan dari pelecehan dan stigma. Dalam perspektif tafsir kontekstualisasi Abdullah Saeed, kedua ayat hijab tersebut menghubungkan nilai Islam dengan hak asasi manusia, mendukung perlindungan perempuan secara adil, dan mendorong hijab sebagai simbol martabat. Pendekatan ini menentang budaya patriarki yang merugikan perempuan dan membuka ruang pemahaman yang lebih adil. Hal ini sejalan dengan poin dari Pasal 28G Ayat (1) UUD 1945, di mana warga negara berhak mendapatkan perlindungan serta negara wajib menjamin penikmatan hak tanpa adanya diskriminasi dan perbedaan gender.