Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perencanaan Cakupan Area Jaringan 5G di Pelabuhan Tanjung Perak Menggunakan Metode SU-MIMO dan MU-MIMO pada Frekuensi 2,3 GHz Reza, Deni Alva; Saputra, Soni Joyo; Azizah, Lutfiani Nur; Wardhana, Satrio Arya; Hikmaturokhman, Alfin; Ginting, Melinda BR
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v14i3.27781

Abstract

Perkembangan teknologi telekomunikasi, terutama dalam ranah seluler, mengalami kemajuan pesat di era modern ini. Sosial media dan layanan internet memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pekerjaan maupun pendidikan. Jumlah pengguna internet di Indonesia terus meningkat mencapai 221 juta orang pada tahun 2024. Namun, peningkatan ini juga memicu penurunan kualitas jaringan seluler yang mendorong munculnya teknologi generasi ke-5 (5G) untuk meningkatkan layanan telekomunikasi. Teknologi 5G menawarkan cakupan jaringan yang luas, throughput tinggi, latensi rendah, serta kualitas sinyal yang lebih baik dan stabil. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis perencanaan cakupan area jaringan 5G di Pelabuhan Tanjung Perak dengan frekuensi 2,3 GHz. Metode perencanaan yang digunakan adalah SU-MIMO dan MU-MIMO dengan skema Line of Sight (LOS), menggunakan software radio planning Atoll 3.4.0. Simulasi dilakukan untuk mengukur parameter-parameter seperti SS-SINR dan SS-RSRP yang mempengaruhi kualitas sinyal dan cakupan jaringan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa rata-rata nilai SS-SINR pada MU-MIMO dan SU-MIMO masing-masing adalah 7,25 dB dan 6,82 dB dan termasuk dalam kategori cukup, Untuk nilai SS-RSRP pada MU-MIMO dan SU-MIMO masing-masing adalah-56,88 dB dan -57,02 dB dan termasuk dalam kategori sangat baik, hal ini menandakan kualitas sinyal yang stabil dan minim gangguan. Selain itu, jaringan 5G di Pelabuhan Tanjung Perak mampu menyediakan konektivitas yang cepat dan berkualitas tinggi sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan teknologi di wilayah tersebut. Penelitian ini memberikan dasar untuk pengembangan lebih lanjut dalam mendukung kebutuhan konektivitas di Pelabuhan Tanjung Perak.
Coexistence of DVB-T2 and 5G in The Low-Band Frequency: Performance Analysis Using SEAMCAT Simulator Amaelia, Rina; Saputra, Soni Joyo; Reza, Deni Alva; Hikmaturokhman, Alfin; Larasati, Solichah
JURNAL INFOTEL Vol 18 No 1 (2026): February
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v18i1.1357

Abstract

The development of telecommunications technology in Indonesia is driving the increased demand for high-speed data services, one of which is through the implementation of 5G networks. The Indonesian government has established the use of the low band 700 MHz frequency band, which is adjacent to the digital television service frequency DVB-T2, specifically 478–694 MHz. This condition has the potential to cause interference between systems. This study analyzes the probability of interference between 5G services and DVB-T2 using SEAMCAT based on the Monte Carlo (MC) method with the Okumura-Hata propagation model. The simulation results show that the farther the distance between the transmitter and the DVB-T2 receiver, the lower the probability of interference tends to be. At a transmission power of 30 dBm, a minimum distance of 10 km is required to reduce the probability of interference to 1%. Additionally, higher transmission power increases the risk of interference, especially at close distances. Therefore, appropriate frequency management strategies and power level determination must be implemented to optimize the 5G rollout without disrupting DVB-T2 services, especially in areas with high transmitter density.