Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Karakteristik Sensori pada Kue Sus Hasil Subtitusi Tepung Komposit: Sistematik Literatur Review Bayu Meindrawan; Vega Yoesepa Pamela; Zenny Aulia Zahwa; Chairunisa Maharani; Felda Adzra Musyarofah; Karina Aditia Ningrum; Ahmad Azis Nurrahman; Elisha Firli Nurjanah; Tegar Attar Ardiansyah
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v3i2.6366

Abstract

Kue sus (cream puff ) merupakan produk pastry bertekstur flaky (beremah dan berlapis) yang dibuat dari adonan choux paste.dengan tepung terigu sebagai bahan utama pembentuk struktur. Namun, gandum sebagai bahan baku tepung terigu tidak dibudidayakan di Indonesia sehingga pemenuhannya bergantung pada impor. Salah satu strategi untuk mengurangi ketergantungan tersebut adalah pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai tepung komposit, yakni campuran tepung dari umbi-umbian, kacang-kacangan, atau serealia. Berbagai penelitian menyebutkan bahwa penggunaan tepung komposit dapat memengaruhi karakteristik kue sus, namun belum ada kajian yang merangkum secara sistematis hasil temuan tersebut. Penelitian ini bertujuan meninjau secara sistematis berbagai studi mengenai substitusi tepung komposit pada kue sus. Metode yang digunakan berupa Systematic Literature Review (SLR) dari database Google Scholar dan Crossref menggunakan protokol PRISMA. Ditemukan 10 artikel ilmiah yang memenuhi kriteria inklusi dengan pendekatan PICOS. Hasil kajian menunjukkan bahwa substitusi tepung komposit memengaruhi parameter organoleptik (warna, aroma, tekstur, dan rasa) dengan kecenderungan yang bervariasi antar jenis tepung. Rentang substitusi optimal berada pada 10–35%. Substitusi rendah (10–25%) umumnya mampu mempertahankan mutu sensori yang mendekati kue sus konvensional, sedangkan substitusi sedang (25–35%) memberikan hasil terbaik pada penggunaan tepung ganyong, MOCAF, dan oat. Selain tetap diterima secara organoleptik, kue sus berbahan tepung komposit memiliki keunggulan gizi berupa peningkatan kadar serat, protein, vitamin, dan aktivitas antioksidan.
Penguatan UMKM Pangan melalui Sosialisasi dan Pendampingan Legalitas Usaha di Desa Pasanggrahan : Pengabdian Vega Yoesepa Pamela; Fitria Riany Eris; Farah Putri Wenang Lusianingrum; Bayu Meindrawan; Farah Nabila Sari; Muhammad Fakih Ikhsanudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.8019

Abstract

Legalitas usaha dan produk pangan merupakan aspek penting dalam mendukung keberlanjutan, keamanan produk, serta peningkatan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, keterbatasan pengetahuan mengenai persyaratan dan prosedur pengurusan legalitas masih menjadi hambatan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pelaku UMKM pangan di Desa Pasanggrahan akan pentingnya legalitas usaha serta tahapan pemenuhannya. Kegiatan dilaksanakan melalui metode sosialisasi, diskusi, dan pendampingan. Materi mencakup pentingnya legalitas usaha dan produk pangan, persyaratan administrasi, serta prosedur pengajuan legalitas yang relevan bagi UMKM pangan. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan membandingkan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan setelah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan peserta meningkat hampir 3 kali lipat. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai legalitas usaha dan produk pangan. Pendampingan secara berkelanjutan diperlukan agar peningkatan pengetahuan tersebut dapat ditindaklanjuti dengan pemenuhan dokumen legalitas sehingga dapat mendukung pengembangan dan daya saing UMKM pangan di Desa Pasanggrahan.