Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Asosiatif dalam Lirik Lagu 'Ah' Karya Nadin Amizah dalam Album Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya Sariyah
REFEREN Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/referen.v4i1.18190

Abstract

Bahasa dan musik adalah dua elemen penting dalam kehidupan manusia yang berperan sebagai media komunikasi dan ekspresi. Bahasa memungkinkan individu menyampaikan pikiran dan perasaan, sementara musik memfasilitasi penyampaian emosi dan nilai-nilai budaya melalui melodi, ritme, dan lirik. Makna, sebagai inti dari komunikasi, diungkapkan secara eksplisit maupun implisit, baik dalam seni maupun bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis makna asosiatif dalam lirik lagu "Ah" karya Nadin Amizah dari album Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya yang dirilis pada Oktober 2023, menggunakan teori makna Leech (1976). Penelitian ini menggunakan pendekatan semantik dan kualitatif, dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, kemudian dianalisis berdasarkan jenis makna asosiatif, yaitu makna konotatif, stilistik, afektif, kolokatif, dan reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam lirik lagu "Ah," ditemukan lima jenis makna asosiatif: (1) makna konotatif sebanyak tiga data, (2) makna stilistik sebanyak dua data, (3) makna afektif sebanyak empat data, (4) makna kolokatif sebanyak satu data, dan (5) makna reflektif sebanyak satu data. Temuan ini menegaskan bahwa lirik lagu "Ah" tidak hanya menjadi media ekspresi emosional, tetapi juga merefleksikan hubungan sosial dan budaya melalui penggunaan makna yang mendalam dan beragam.
IMPLIKASI HUKUM PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) TERHADAP KEABSAHAN AKTA OTENTIK DAN KEKUATAN PEMBUKTIAN DALAM IMPLEMENTASI DIGITALISASI AKTA NOTARIS Naufalazis Ghofur; Efriyanto; Sariyah
Journal Central Publisher Vol 3 No 7 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i7.707

Abstract

Latar Belakang : Pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam dunia kenotariatan menawarkan efisiensi dalam perancangan akta dan verifikasi data, namun penerapannya memiliki tantangan dengan Undang-Undang Jabatan Notaris Pasal 16 huruf. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan pembuktian dan keabsahan hukum akta otentik yang dibuat dengan bantuan teknologi AI, serta implikasi hukumnya terhadap jabatan Notaris. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian ditemukan bahwa produk hukum akta otentik yang dibuat melalui bantuan AI memiliki nilai keabsahan yang berbeda tergantung pada jenis aktanya. Pasal 15 ayat (3) UUJN jo. Pasal 5 ayat (1) UU ITE, penggunaan AI memberikan legitimasi hukum yang sah pada Akta Relaas sebagai dokumen elektronik. Namun, terhadap Akta Partij, teknologi AI memiliki kemampuan teknis tetapi tidak memiliki kekuatan yuridis yang sempurna apabila meniadakan prosedur kehadiran fisik. Hal ini disebabkan adanya ketentuan imperatif Pasal 16 ayat (1) huruf m UUJN yang mewajibkan pembacaan akta di hadapan penghadap dan saksi. Pelanggaran terhadap prosedur ini mengakibatkan akta mengalami degradasi kekuatan pembuktian dari akta otentik menjadi akta di bawah tangan. Kesimpulan : AI secara yuridis berkedudukan sebagai alat bantu, dan pertanggungjawaban materiil tetap berada pada Notaris sebagai pejabat umum.
Persepsi Siswa tentang Integrasi Nilai-nilai Islam dalam Kurikulum dan Pengaruhnya terhadap Motivasi Belajar di MTsN 2 Majalengka Syarifah Luthfiyah Yahya; Sariyah; Kambali
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 4 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i4.1515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum mempengaruhi sikap dan motivasi belajar siswa di MTsN 2 Majalengka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei dan penggunaan kuesioner yang telah divalidasi. Sampel penelitian dipilih secara acak dari populasi siswa MTsN 2 Majalengka. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik statistik, termasuk analisis deskriptif dan analisis regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki persepsi positif terhadap integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum. Mereka merasa bahwa integrasi tersebut telah dilakukan dengan baik dan membantu mereka dalam memahami serta mengamalkan nilai-nilai Islam. Guru-guru di MTsN 2 Majalengka juga dinilai memberikan contoh yang baik dalam mengamalkan nilai-nilai Islam. Kegiatan keagamaan di sekolah juga dianggap berkontribusi dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan siswa. Integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum juga memiliki dampak positif terhadap motivasi belajar siswa.