Wati, Lira Diska
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Sekolah Tangguh Iklim Melalui Pengenalan Coding Guna Mendukung Pendidikan Berbasis Lingkungan Berkelanjutan Ariska, Melly; Akhsan, Hamdi; Rahmannisa, Amanda; Afrizal, Muhammad; Wati, Lira Diska; Seprina, Iin
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i3.9453

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk membentuk karakter tangguh iklim melalui pelatihan coding berbasis edukasi lingkungan di SMA Muhammadiyah Tubohan. Kegiatan difokuskan pada peningkatan pemahaman guru dan siswa mengenai isu perubahan iklim serta integrasi teknologi digital dalam pembelajaran. Sebanyak 15 guru dan 30 siswa mengikuti pelatihan yang mencakup pembuatan animasi edukatif menggunakan Scratch dan Python sederhana. Hasil pre-test menunjukkan bahwa hanya 26,7% peserta memahami keterkaitan antara teknologi dan edukasi lingkungan. Setelah pelatihan, pemahaman meningkat menjadi 90% berdasarkan hasil post-test, menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 63,3%. Sebanyak 80% peserta berhasil menyelesaikan proyek animasi bertema iklim, dan 93,3% menyatakan kegiatan ini menumbuhkan kepedulian terhadap dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan. Sementara itu, 86,7% guru merasa lebih siap mengintegrasikan isu iklim dalam pembelajaran. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam menumbuhkan budaya sadar iklim yang berbasis data dan teknologi di sekolah. PkM ini diharapkan menjadi model pembinaan karakter lingkungan berkelanjutan yang dapat diterapkan secara luas di institusi pendidikan lainnya.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KOMPUTASI GURU SMA MUHAMMADIYAH TUBOHAN MELALUI PELATIHAN TERSTRUKTUR BERBASIS KODING SCRATCH Ariska, Melly; Akhsan, Hamdi; Anwar, Yenny; Seprina, Iin; Rahmannisa, Amanda; Wati, Lira Diska; Afrizal, Muhammad
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi pendidikan di era Revolusi Industri 4.0 menuntut guru memiliki keterampilan digital, khususnya kemampuan berpikir komputasi dan koding. SMA Muhammadiyah Tubohan sebagai sekolah berbasis nilai keagamaan dan lingkungan menunjukkan kepedulian tinggi terhadap penguatan kompetensi digital guru. Namun, hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum memahami dasar-dasar koding dan belum menerapkan pendekatan berpikir komputasi dalam pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir komputasi guru melalui pelatihan terstruktur berbasis Scratch sebagai media pengenalan koding visual yang ramah bagi pemula lintas mata pelajaran. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan partisipatif dengan pendekatan pelatihan tiga tahap, meliputi: (1) pengenalan konsep berpikir komputasi, (2) praktik koding visual menggunakan Scratch, dan (3) penyusunan proyek mini berbasis mata pelajaran. Peserta terdiri dari 20 guru lintas bidang studi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test kemampuan berpikir komputasi, observasi praktik langsung, serta kuesioner umpan balik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan skor post-test sebesar 82,6% dibanding pre-test rata-rata 46,1%, dengan tingkat retensi pemahaman konsep mencapai 78% setelah dua minggu. Sebanyak 90% peserta mampu menyusun proyek koding sederhana, seperti simulasi ujian, permainan edukatif, dan alat bantu hitung berbasis geometri. Urgensi penelitian ini terletak pada minimnya model pelatihan yang kontekstual dan aplikatif bagi guru di wilayah semi-perkotaan. Kontribusi nyata dari kegiatan ini adalah terciptanya ekosistem pembelajaran yang lebih inovatif dan terbuka terhadap teknologi, sekaligus mendorong guru untuk mengintegrasikan koding sebagai media pengayaan dan penilaian alternatif. Hasil ini memperkuat pentingnya program pengembangan profesional guru berbasis teknologi yang berkelanjutan dalam menciptakan sekolah yang tangguh terhadap tantangan era digital.