Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Persepsi Ancaman Erupsi Gunung Merapi Dengan Kesiapsiagaan Tenaga Kesehatan Di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grhasia Yogyakarta Ina Marlina; Heri Puspito; Cahaya Nugraheni
Jurnal Kesehatan Republik Indonesia Vol 2 No 7 (2025): JKRI - Juni 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki potensi bencana alam yang cukup tinggi. Salah satunya ialah Gunung Merapi di Kabupaten Sleman. Pemahaman dan persepsi terkait fenomena letusan gunung dan dampaknya dapat membantu dalam menghadapi krisis vulkanik dan bertanggung jawab dalam kesiapsiagaan bencana agar tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi ancaman erupsi Gunung Merapi dengan kesiapsiagaan tenaga kesehatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grhasia Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah 73 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Berdasarkan analisis statistik menggunakan uji Spearman Rank diperoleh nilai signifikan (P Value) sebesar 0,000 yang menunjukkan bahwa Ha diterima. Mayoritas responden memiliki persepsi yang baik sebanyak 63 responden (86,3%), mayoritas responden memiliki tingkat kesiapsiagaan bencana yang baik sebanyak 61 responden (83,6%). Berdasarkan hasil tersebut maka terdapat hubungan persepsi ancaman erupsi gunung merapi dengan kesiapsiagaan tenaga kesehatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grhasia Yogyakarta. Diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai sumber informasi dan rujukan dalam meningkatkan atau mempertahankan persepsi ancaman erupsi gunung merapi terhadap kesiapsiagaan tenaga kesehatan
Pengaruh Pemberian Terapi Sujok pada Pasien Nyeri Post General Anestesi Cahaya Nugraheni; Ririn Zuhairini
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v5i2.9601

Abstract

Postoperative pain is one of the most common complaints experienced by patients following surgical procedures performed under general anesthesia. Inadequate pain management may delay the recovery process, increase patient discomfort, and contribute to various physiological complications. One complementary therapy with potential analgesic benefits is Sujok therapy, a reflex point stimulation technique applied to the hands and feet that is believed to activate the body's natural pain-relief mechanisms. This study aimed to analyze the effect of Sujok therapy on pain intensity among post-general anesthesia patients at PKU Muhammadiyah Bantul Hospital. A quasi-experimental two-group pretest–posttest design was employed involving 30 respondents, who were allocated into intervention and control groups. Pain intensity was assessed using the Numeric Rating Scale (NRS) before and after the intervention. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test and the Mann–Whitney U Test. The results showed that the mean pain score in the intervention group decreased from 5.87 ± 1.19 to 2.93 ± 1.03 (p = 0.001), whereas the control group showed a reduction from 5.73 ± 1.03 to 4.93 ± 1.03 (p = 0.042). The Mann–Whitney U Test revealed a significant difference in pain reduction between the two groups (p = 0.000). These findings indicate that Sujok therapy is effective in reducing pain among post-general anesthesia patients and has the potential to serve as a safe, simple, and easily applicable complementary intervention in perioperative nursing practice.