Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

ANALISIS VARIASI UKURAN LUBANG NOZZLE TERHADAP KECEPATAN PUTAR TURBIN UAP PENGGERAK MESIN PENYARING SARI TAHU Miftah, Miftahul Huda; Mohammad Muslimin Ilham
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 9 No. 2 (2025): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ex41gg70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi ukuran lubang nozzle terhadap kecepatan putar turbin uap yang digunakan sebagai penggerak mesin penyaring sari tahu. Metode penelitian meliputi perancangan turbin uap sederhana dengan variasi diameter nozzle (13 mm, 16 mm, dan 19 mm), pengujian kinerja turbin pada tekanan 8 bar dan suhu 170°C, serta analisis data secara kuantitatif berdasarkan kecepatan putar (RPM). Pengujian dilakukan sebanyak 10 kali untuk tiap ukuran nozzle guna memperoleh data yang lebih akurat. Hasil menunjukkan bahwa nozzle berdiameter 13 mm menghasilkan kecepatan putar rata-rata tertinggi yaitu 5710 RPM, dibandingkan dengan 5192 RPM untuk nozzle 19 mm dan 5178 RPM untuk nozzle 16 mm. Selain itu, kecepatan uap dan daya turbin dihitung menggunakan pendekatan termodinamika untuk mendukung hasil eksperimen. Berdasarkan hasil tersebut, nozzle berdiameter 13 mm dinilai paling optimal dalam menghasilkan kecepatan putar tinggi dan efisiensi sistem. Temuan ini mendukung pengembangan mesin penyaring tahu yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan dengan memanfaatkan sumber uap yang telah tersedia.
PERANCANGAN SISTEM TRANSMISI PADA MESIN CHOPPER KOMBINASI MIXER DAN PENCETAK PELLET Moh Mukhlishul Fuadi; Mohammad Muslimin Ilham
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 10 No. 3 (2026): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ap4ga306

Abstract

peningkatan produksi nanas di indonesia menghasilkan limbah batang dan daun nanas dalam jumlah besar dan belum di manfaatkann secara optimal. Dikelopok ternak Sempulur , Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri, limbah nanas tersebut telah digunakan sebagai pakan ternak dalam bentuk cacahan, namun memiliki kelemahan ukuran tidak seragam umur simpan yang lebih pendek, dan penurunan pelatabilitas akibat kelayuan bahan pakan. Penelitian ini bertujuan merancang sisitem transmisi pada mesin kombinasi chopper,miser dan pencetak pellet untuk mengolah limbah batang dan daun nanas menjadi pakan dalam bentuk pellet. Penelitian menggunakan metode perancangan (design research) melalui tahap observasi, studi literatur, perancangan sistem transmisi, perhitungan elemen mesin, fabrikasi, dan uji coba produk. Hasil perancangan tersebut menghasilkan sistem transmisi terintegrasi yang menggunakan motor yang menyalurkan daya ke tiga mesin tersebut sesuai kebutuhan putaran dan torsi masing-masing. Sistem transmisi dirancang sehingga mampu mendukung proses pengolahan limbah nanas menjadi pakan pellet secara efektif dan efisien.
Rancang Bangun Tabung Pada Mesin Pencetak Pelet Kapasitas 10 Kg Mohammad Risqi Aldiansyah; Mohammad Muslimin Ilham
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 10 No. 3 (2026): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/e37tbv07

Abstract

Melimpahnya limbah batang dan daun nanas di Kecamatan Ngancar, Kediri, berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun tabung pada mesin pencetak pelet kapasitas 10 kg guna mengolah limbah tersebut menjadi pakan ternak yang bernilai ekonomis. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) meliputi studi literatur, desain dan perhitungan tabung, analisa kekuatan material, pembuatan tabung, validasi alat dan pembuatan laporan. Hasil perancangan menunjukkan total volume bahan baku sebesar 20.629.840 mm³. Dengan rasio volume tabung terhadap bahan sebesar 3:2, diperoleh volume tabung rencana sebesar 30.994.760 mm³. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh volume hopper sebesar 25.671.357 mm³ dan volume tabung sebesar 5.069.467 mm³, sehingga menghasilkan volume total aktual sebesar 30.740.824 mm³. Kesimpulannya, rancangan tabung ini secara teoritis dan geometris memenuhi spesifikasi kapasitas yang ditargetkan dan mampu memproses campuran limbah batang nanas dengan bahan tambahan konsentrat secara optimal.
Perhitungan Kebutuhan Daya Mesin Kombinasi Pencacah, Pengaduk, dan Pencetak Pelet Ahmad Aynun Nizar; Mohammad Muslimin Ilham
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 10 No. 3 (2026): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dede0z11

Abstract

Limbah batang dan daun nanas memiliki potensi sebagai bahan pakan sapi perah, namun pemanfaatannya masih terkendala oleh proses pengolahan yang kurang efisien. Penelitian ini bertujuan menghitung kebutuhan daya pada mesin kombinasi pencacah, pengaduk, dan pencetak pelet berkapasitas 10 kg/20 menit sebagai dasar pemilihan motor penggerak. Metode yang digunakan meliputi studi literatur dan observasi untuk memperoleh data perancangan serta parameter perhitungan kebutuhan daya pada setiap unit kerja mesin. Hasil perhitungan menunjukkan kebutuhan daya pencacah sebesar 3,7 HP, pengaduk sebesar 0,36 HP, dan pencetak pelet sebesar 2,66 HP, sehingga total kebutuhan daya mesin sebesar 6,72 HP. Berdasarkan hasil tersebut dipilih motor diesel berdaya 8 HP sebagai penggerak utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motor diesel 8 HP mampu memenuhi kebutuhan daya mesin kombinasi dengan tingkat pemanfaatan daya sebesar 84%, sehingga layak digunakan untuk mendukung pengolahan pakan ternak secara efektif.
ANALISIS HASIL PELET PADA ALAT KOMBINASI PENCACAH, PENGADUK, DAN PENCETAK PELET Rizki Shafarulloh Mukti; Mohammad Muslimin Ilham
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 10 No. 3 (2026): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/6xvzq339

Abstract

Abstrak— Pakan merupakan komponen terbesar dalam biaya produksi peternakan sehingga diperlukan teknologi yang mampu meningkatkan efisiensi proses pembuatan pakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hasil pelet pada alat kombinasi pencacah, pengaduk, dan pencetak pelet dengan memanfaatkan campuran bonggol nanas, daun nanas, dan konsentrat sebagai bahan baku. Fokus penelitian terletak pada pengaruh parameter operasional mesin, yaitu tekanan cetak dan hasil ukuran cacahan, terhadap kualitas fisik pelet yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan pengujian beberapa kombinasi parameter operasional. Kualitas pelet dievaluasi berdasarkan kepadatan, kekerasan, dan tingkat keutuhan pelet. Data hasil pengujian dianalisis secara deskriptif dan statistik untuk menentukan parameter operasional yang paling optimal. Hasil penelitian diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja mesin, menghasilkan pelet berkualitas tinggi, mengurangi risiko kemacetan, serta menjadi acuan dalam pengembangan teknologi pakan ternak yang lebih ekonomis dan berkelanjutan. Abstract— Feed is the largest component of livestock production costs, therefore technology capable of increasing the efficiency of the feed production process is needed. This study aims to analyze pellet production using a combination of a chopper, mixer, and pellet press using a mixture of pineapple stems, pineapple leaves, and concentrate as raw materials. The research focuses on the influence of the machine's operational parameters, namely the molding pressure and the resulting shredded size, on the physical quality of the resulting pellets. The method used is a quantitative experiment by testing several combinations of operational parameters. Pellet quality is evaluated based on density, hardness, and the level of pellet integrity. Test data are analyzed descriptively and statistically to determine the most optimal operational parameters. The results of this study are expected to improve machine work efficiency, produce high-quality pellets, reduce the risk of congestion, and serve as a reference in the development of more economical and sustainable animal feed technology.
Rancang Bangun mesin Roasting Biji Kopi Kapasitas 50 Kg Puji Prasetyo; Mohammad Muslimin Ilham
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 10 No. 3 (2026): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/443pf737

Abstract

Proses roasting merupakan tahapan penting dalam pengolahan kopi karena berpengaruh terhadap kualitas aroma, rasa, dan warna biji kopi. Namun, sebagian pelaku usaha masih menggunakan sistem roasting konvensional yang memiliki keterbatasan dalam efisiensi dan pengendalian suhu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin roasting biji kopi berkapasitas 50 kg guna meningkatkan produktivitas dan kualitas proses penyangraian pada skala usaha kecil dan menengah. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, studi literatur, perumusan masalah, desain dan perhitungan teknis, perakitan alat, serta pengujian kinerja. Mesin yang dirancang menggunakan motor listrik 1 HP dengan putaran 1400 rpm, gearbox rasio 1:30, dan sistem pemanas berbahan bakar LPG. Hasil perancangan menunjukkan putaran drum roasting sebesar 33,33 rpm. Pengujian kinerja menunjukkan mesin mampu menyangrai 50 kg biji kopi dalam waktu 58 menit pada suhu stabil sekitar 225°C. Mesin yang dirancang mampu bekerja secara efektif, menghasilkan proses penyangraian yang lebih merata, serta mendukung peningkatan kapasitas produksi UMKM kopi.