Samosir, Gabriel
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Prediksi Single-Step dan Multi-Step Data Cuaca Menggunakan Model Long Short-Term Memory dan Sarima Simanjuntak, Humasak Tommy Argo; Lumbanraja, Amelia; Samosir, Gabriel; Regita
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 12 No 2: April 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2025129444

Abstract

Prediksi deret waktu pada parameter data cuaca adalah proses memprediksi nilai masa depan berdasarkan pola data historis cuaca. Penelitian ini mengatasi kelemahan penelitian sebelumnya seperti data yang terbatas, jangka waktu prediksi, keterbatasan parameter yang digunakan dalam penelitian serta tidak menggunakan parameter eksternal yang tentunya dapat membantu proses prediksi model menjadi lebih akurat. Penelitian ini menggunakan metode Long Short-Term Memory (LSTM) dan Seasonal AutoRegressive Integrated Moving Average (SARIMA) untuk memprediksi parameter cuaca, seperti tekanan udara, suhu, dan kelembaban relatif, dengan pendekatan single-step dan multi-step ahead. Data bersumber dari BMKG Stasiun Meteorologi Pinangsori, Sibolga, selama 8 tahun, dengan granularity per jam dan per hari. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa LSTM dan SARIMA, memiliki keunggulan dalam konteks tertentu. Untuk pendekatan single-step, model SARIMA lebih baik 49% dari model LSTM untuk prediksi dengan granularity data per jam. Namun, untuk granularity data per hari, performansi LSTM lebih baik 27% dari model SARIMA. Kemudian untuk pendekatan multi-step, SARIMA memberikan performansi yang lebih baik 30% daripada model LSTM untuk data per jam (< =24). Sedangkan untuk granularity data harian, model LSTM lebih baik 30% pada step 30 hari dan lebih baik 27% pada step 60 hari. Dan untuk data ekstrem, LSTM lebih baik 47% daripada SARIMA.   Abstract Time series prediction of weather data parameters involves forecasting future values based on historical weather patterns. This study addresses the limitations of previous research, such as constrained datasets, short prediction periods, restricted parameters, and the neglect of external factors that could enhance model accuracy. Utilizing Long Short-Term Memory (LSTM) networks and Seasonal AutoRegressive Integrated Moving Average (SARIMA) methods, the research focuses on predicting weather parameters like air pressure, temperature, and relative humidity using both single-step and multi-step approaches. The data is sourced from the BMKG Pinangsori Meteorological Station in Sibolga, covering an 8-year period with both hourly and daily granularity. The experimental findings reveal that LSTM and SARIMA each have their advantages depending on the context. In the single-step approach, the SARIMA model outperforms the LSTM model by 49% for predictions based on hourly data. Conversely, for daily data granularity, the LSTM model surpasses SARIMA by 27%. In the multi-step analysis, SARIMA demonstrates a 30% improvement over LSTM for hourly predictions (up to 24 hours). However, for daily granularity, the LSTM model excels, showing a 30% advantage at the 30-day prediction step and a 27% advantage at the 60-day step. Additionally, LSTM significantly outperforms SARIMA by 47% when dealing with extreme data.
Penguatan Gizi Balita melalui Edukasi 1000 HPK dan Demonstrasi Olahan PMT Berbasis Pangan Lokal Heryatno, Yayat; Hamidah, Hamidah; Sta'wanah, Siti Salwa; Syuaib, Filzah Fitria; Samosir, Gabriel; Fahreza, Kemal Arya; Handayani, Khayla Najma Putri; Kinasih, Marta Sekar; Andanie, Muhammad Zheelan Al Ghifary
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 4 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i4.24788

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan rendahnya pengetahuan gizi dan keterampilan mengolah pangan lokal bergizi pada masyarakat Desa Kadumadang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, terutama bagi kelompok rentan pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pemahaman peserta mengenai gizi seimbang dan keterampilan mengolah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis ikan nila sebagai sumber protein hewani dan potensi lokal. Metode yang digunakan meliputi Focus Group Discussion (FGD), edukasi gizi (metode ceramah), demonstrasi masak, dan monitoring melalui WhatsApp Group. Demonstrasi menonjolkan pembuatan menu tahu siomay, rolade, dan otak-otak panggang berbahan dasar ikan nila yang telah dimodifikasi resepnya oleh mahasiswa tim pengabdian. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai konsep 1000 HPK, manfaat protein hewani, dan peningkatan keterampilan teknik pengolahan pangan lokal yang mempertahankan nilai gizi. Faktor pendukung meliputi ketersediaan bahan pangan lokal, dukungan pemerintah desa dan kader posyandu, serta partisipasi aktif peserta. Hambatan yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu, variasi tingkat pengetahuan awal, dan sarana peralatan yang belum memadai. Kegiatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan keterampilan memasak sehat dan berpotensi menjadi strategi berkelanjutan untuk pencegahan stunting di wilayah pedesaan.