Muslimah, Tiara
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Stunting untuk Mewujudkan Generasi Muda Sehat dan Unggul di Desa Masbagik Timur Fatmayanti, Baiq Risma; Karin, Nur Fadila; Olivia, Sherlyn; Saputri, Sifa Atul Nuvus; Hunafa, Siti Amalia; Muslimah, Tiara; Hasanah, Tira Fadilatul; Daniyantara, Didik
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i1.539

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah global termasuk di Indonesia. Stunting ditandai dengan tinggi badan yang lebih rendah dibandingkan rata-rata tinggi badan anak di usia yang sama. Kecamatan Masbagik menjadi salah satu kecamatan penyumbang angka stunting yang tinggi di Lombok Timur. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim KKN Bina Desa Universitas Hamzanwadi 2024 ini bertujuan untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi untuk memberikan edukasi mengenai pencegahan dan penanganan stunting di Desa Masbagik Timur. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan dengan aktivitas yang berurutan dimulai dari kegiatan observasi dan diskusi, perencanaan aktivitas dan pembuatan leaflet edukasi, koordinasi dan komunikasi, implementasi program, dan evaluasi serta monitoring pelaksanaan kegiatan sosialisasi. Berdasarkan hasil observasi tercatat 13 orang balita di Desa Masbagik Timur memiliki indikasi stunting berdasarkan pengukuran tinggi badan dan usia yang termasuk kriteria stunting berdasarkan WHO child growth standards. Hasil kegiatan sosialisasi dan diskusi antara pemateri dan masyarakat di Masbagik Timur ditemukan faktor utama penyebab masih adanya balita stunting di Masbagik Timur adalah faktor sosial budaya. Faktor sosial budaya yang dimaksud yaitu tradisi perkawinan pada usia <20 tahun, pemenuhan gizi ibu hamil yang masih kurang, dan pola asuh turun-temurun yang kurang tepat. Kesadaran masyarakat yang masih minim untuk menyediakan makanan bergizi seimbang bagi keluarga karena keterbatasan ekonomi juga menjadi perhatian. Selain kegiatan edukasi, pemberian sumber makanan bergizi telah dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gizi yang baik. Secara umum, kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanganan stunting telah berhasil dilaksanakan dengan catatan pengetahuan, sikap, keterampilan dan kesadaran masyarakat mengenai stunting harus ditingkatkan secara berkala di Desa Masbagik Timur.
ANALISIS PRINSIP SYARIAH DAN TEORI KEUANGAN MODERN PADA MANAJEMEN RISIKO PEMBIAYAAN BANK SYARIAH DAN BANK KONVENSIONAL Junaidi, Ahmad; Fatimah; Maysarah, Siti; Muslimah, Tiara; Setyanoor, Erwan
Ahsan: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : PT. Pustaka Andil Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research analyzes risk management in Islamic and conventional banks in Indonesia using a comparative method. Qualitative data were obtained through an extensive literature review, while quantitative data were derived from the official financial statements of selected banks. The analysis covers various types of risks, including credit risk, liquidity risk, and operational risk, which are critical to banking stability. The findings reveal that Islamic banks, operating under Sharia principles, tend to demonstrate greater stability and resilience compared to conventional banks during financial crises. Although they face challenges in liquidity management and regulatory compliance, Islamic banks perform better in maintaining adequate capital ratios and promoting ethical financing practices. In contrast, conventional banks excel in profitability and revenue generation. Understanding these distinctions is essential for enhancing risk management practices in both banking systems. The results suggest that implementing strategies tailored to the unique characteristics of each banking model can improve financial performance and ensure long-term stability in Indonesia’s banking sector.