Musrikah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDEKATAN DEEP LEARNING DALAM KURIKULUM MERDEKA Rosiyati, Diana; Erviana, Risa; Fadilla, Anisa'ul; Sholihah, Ummu; Musrikah
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.270

Abstract

Kurikulum memainkan peran penting dalam perkembangan pendidikan suatu negara, dari konseptualisasi hingga pelaksanaan dan praktik di lapangan. Hal ini menunjukkan bahwa kurikulum merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan. Kurikulum merdeka menawarkan banyak kesempatan pembelajaran, memberikan kebebasan bagi guru dan siswa untuk mengeksplorasi materi ajar secara menarik dan memusatkan perhatian pada pokok bahasan yang penting serta mengembangkan karakter siswa. Sejalan dengan pendekatan deep learning yang memungkinkan siswa untuk belajar aktif dan menyenangkan sehingga membantu meningkatkan kemampuan inti siswa. Dalam proses pembelajaran matematika mengarahkan siswa agar memiliki kemampuan secara kritis dan kreatif. Proses belajar ini berkaitan dengan partisipasi siswa secara langsung dengan lingkungan pembelajarannya. Dari perspektif itu, kurikulum merdeka berhubungan dengan pendekatan deep learning yang menjadi rencana pembelajaran saat ini dengan tujuan yang sama. Sehubungan dengan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendekatan deep learning dalam kerangka kurikulum merdeka pada pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode studi literature mengkaji beberapa artikel. Hasil penelitian ini Pendekatan deep learning memperkuat Kurikulum Merdeka dengan tujuan yang sejalan, yaitu menciptakan pembelajaran yang kontekstual, relevan, dan bermakna. Pendekatan ini terbukti meningkatkan efektivitas asesmen dan kompetensi siswa, terutama dalam pendidikan matematika, dengan menekankan pemikiran kritis, pemecahan masalah, dan keterlibatan aktif. Meskipun bukan pengganti Kurikulum Merdeka, deep learning merupakan pendalaman dari prinsip-prinsipnya. Implementasinya memerlukan perencanaan matang, pelatihan guru, infrastruktur, dan dukungan kebijakan.
TINJAUAN KOMPARATIF KURIKULUM MERDEKA DENGAN KURIKULUM CAMBRIDGE PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA Gayatri, Avira Indriana; Khoiriyah, Siti; Sholihah, Ummu; Musrikah
Al-'Adad: Jurnal Tadris Matematika Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/add.v4i2.4666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kurikulum Merdeka dengan kurikulum Cambridge khususnya pada mata pelajaran Matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review.  Artikel yang direview dalam penelitian ini adalah artikel yang terbit tahun 2019-2025 yang relevan dengan topik yang diteliti. Dari hasil tinjauan komparatif terhadap dua kurikulum tersebut didapatkan bahwa kurikulum Cambridge lebih mempersiapkan siswa untuk bersaing secara internasional terlihat dari bahasa, pendekatan pembelajaran, fokus pembelajarannya. Berbeda dengan kurikulum Merdeka yang hanya memasukkan bahasa Inggris ke dalam muatan lokal, bukan bahasa wajib. Pada mata pelajaran matematika, dua kurikulum ini memiliki perbedaan yaitu fase primary pada Cambridge jauh lebih lama daripada fase primary pada kurikulum Merdeka yang nantinya terbagi menjadi 3 fase yaitu fase A hingga fase C, serta materi Matematika pada fase Advance kurikulum Cambridge sudah memfokuskan materi Matematika dengan jurusan yang nantinya akan diambil oleh siswa.
Contextual Teaching and Learning (CTL) Model to Improve Reading and Writing Literacy Skills of Elementary School Students Azizi, Nicolas David; Albab, Ahmad Wahyulil; Musrikah; Chotimah, Chusnul
Social Journal of Studies in Education Vol. 2 No. 01 (2026): Article In Press
Publisher : Yayasan Pendidikan Haiba Nasywa in cooperation with Pesantren Wahdatul Ulum Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The low literacy skills of elementary school students remain a fundamental problem in learning. One effort that can be made to overcome this problem is to apply the Contextual Teaching and Learning (CTL) model. This study aims to: (1) describe the application of the CTL learning model in improving the reading and writing literacy skills of elementary school students, and (2) identify the supporting and inhibiting factors in the application of the CTL learning model. This study uses a qualitative approach with a literature study method. Data were obtained through the collection and analysis of various relevant literature sources, such as books, journal articles, previous research results, and other supporting documents related to CTL learning and reading and writing literacy in elementary schools. The results of this study indicate that CTL learning can improve students' reading and writing literacy skills through the relevance of learning materials to real-life contexts, meaningful learning activities, and active student involvement in the learning process. The supporting factors for the implementation of CTL are teacher readiness, availability of learning resources, and a conducive learning environment, while the inhibiting factors are time constraints, low teacher understanding of the CTL learning concept, and a lack of supporting facilities. Thus, the CTL learning model has the potential to be an effective alternative in improving the reading and writing literacy skills of elementary school students.