Sintya Amilia Fernanda
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pola Konsep Strategi Industrialisasi dan Perusahaan di Kabupaten dan Kota Sintya Amilia Fernanda; Ahmad Fatih Fairuz Z; Muhammad Yasin
Jurnal Ekonomi, Akuntansi, dan Perpajakan Vol. 2 No. 2 (2025): Mei: Jurnal Ekonomi, Akuntansi, dan Perpajakan (JEAP)
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jeap.v2i2.929

Abstract

This research analyses effective industrialisation strategies in districts and cities, by assessing success factors and the role of firms. Regional industrialisation supports economic growth and job creation. Key factors influencing success include the quality of human resources, infrastructure, government policies and technology. Cluster approaches based on local potential and industrial estate development have proven effective. Companies play an important role in creating industrial ecosystems and running CSR programmes. Collaboration between the government, companies and communities is key to successful regional industrialisation.
STRATEGI PENGEMBANGAN EKSPOR LADA INDONESIA DALAM PERDAGANGAN INTERNASIONAL Ahmad Fatih Fairuz Zabadi; Sintya Amilia Fernanda; Elvira Dinda Kurniasari; Dewa Sukma Jagat Samudra; Alfan Danu Saputra; Arga Christian Sitohang
Widya Balina Vol. 10 No. 2 (2025): Widya Balina - Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/wb.v10i2.883

Abstract

This study discusses the conditions, challenges, and strategies for developing Indonesian pepper exports in the context of international trade. Although Indonesia still has a comparative advantage as indicated by a positive RSCA value, export performance has continued to decline since 2019. Various internal factors such as inconsistent quality, limited post-harvest technology, and low cultivation productivity are the main causes of weakened competitiveness. On the other hand, competing countries such as Vietnam and India have succeeded in improving the quality and efficiency of their supply chains through technological modernization and the application of consistent quality standards. Through a literature review, this study found that strengthening the implementation of GAP and GHP, increasing farmer capacity, modernizing post-harvest technology, and developing product downstreaming are key strategies for improving the competitiveness of Indonesian pepper exports. The implementation of these strategies is expected to increase added value, improve Indonesia's position in the global value chain, and support the sustainability of pepper exports in the future.
PENGARUH INFLASI, SUKU BUNGA THE FED, DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN DI BURSA EFEK INDONESIA Achmad Andi Leanado; Nalazah Muzzaila Esta; Devrianti Rahma Satria; Sintya Amilia Fernanda; I Made Suparta
Widya Balina Vol. 11 No. 1 (2026): Widya Balina - Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/wb.v11i1.977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, suku bunga Federal Funds Rate (The Fed), dan pertumbuhan ekonomi Indonesia terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama periode 2005–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berbentuk deret waktu (time series) tahunan. Analisis dilakukan menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics. Sebelum dilakukan estimasi model, terlebih dahulu dilakukan pengujian asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas untuk memastikan bahwa model regresi memenuhi persyaratan statistik. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji F untuk menguji pengaruh variabel independen secara simultan, uji t untuk menganalisis pengaruh masing-masing variabel secara parsial, serta koefisien determinasi (R²) untuk mengukur kemampuan model dalam menjelaskan variasi IHSG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi telah memenuhi seluruh asumsi klasik sehingga layak digunakan dalam analisis. Pengujian simultan membuktikan bahwa inflasi, suku bunga The Fed, dan pertumbuhan ekonomi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap IHSG. Sementara itu, hasil uji parsial menunjukkan bahwa hanya suku bunga The Fed yang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap IHSG, sedangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik. Nilai koefisien determinasi sebesar 52,4% mengindikasikan bahwa variasi IHSG dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen dalam model, sedangkan 47,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi investor maupun pembuat kebijakan dalam memahami pengaruh kondisi makroekonomi terhadap dinamika pasar modal Indonesia.