Fitriah, Umi
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

JEJAK BAKPIA PATHOK 25 DARI USAHA KECIL HINGGA BRAND TERKENAL DI TANAH AIR Fitriah, Umi; Mayang, Aulia; Naim; Walipah
Jurnal Manejemen, Akuntansi dan Pendidikan Vol. 2, No. 1, Mei 2025
Publisher : YAPAKAMA (Yayasan Putra Khatulistiwa Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jamapedik.v2i1.207

Abstract

Artikel ini membahas perjalanan Bakpia Pathok 25, salah satu merek bakpia paling terkenal dari Yogyakarta, yang telah berevolusi dari sebuah usaha rumahan sederhana menjadi merek kuliner ternama dengan jangkauan nasional. Dengan menggali latar belakang sejarah kemunculan bakpia di daerah Pathok, artikel ini membahas bagaimana Bakpia Pathok 25 berhasil mempertahankan rasa tradisional sambil melakukan inovasi dalam variasi produk dan strategi pemasaran. Melalui analisis pendekatan naratif dan pengembangan bisnis, artikel ini menyoroti peran kunci kualitas produk, pengemasan, dan adaptasi terhadap teknologi digital dalam membangun loyalitas konsumen dan memperluas pemasaran. Bakpia Pathok 25 bukan hanya sekadar produk pangan, melainkan bagian dari identitas kuliner dan kekayaan budaya lokal yang telah berhasil bertransformasi menjadi komoditas ekonomi unggulan. Artikel ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan referensi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mengembangkan produk berbasis kearifan lokal menuju pasar yang lebih luasStudi kasus ini memberikan inspirasi dan pembelajaran bagi pelaku UMKM dalam mempertahankan identitas lokal sambil tetap berkembang di era modern.
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN, INOVASI PEMASARAN DAN VARIAN RASA DI ERA DIGITAL Fitriah, Umi; Naim
Jurnal Manejemen, Akuntansi dan Pendidikan Vol. 2, No.2, September 2025
Publisher : YAPAKAMA (Yayasan Putra Khatulistiwa Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jamapedik.v2i2.46

Abstract

Usaha kecil dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian daerah, termasuk di Kabupaten Madiun yang menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam berbagai sektor usaha. Salah satu contoh UMKM yang berkembang adalah produksi keripik tempe “NAJA” milik Ibu Yuli. Meskipun memiliki potensi besar, usaha ini masih menghadapi beberapa kendala, terutama dalam hal promosi dan inovasi produk. Strategi pemasaran yang masih mengandalkan metode tradisional dari mulut ke mulut serta keterbatasan variasi produk menyebabkan jangkauan pasar menjadi sempit dan kurang dikenal secara luas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pada tahun 2021 dilaksanakan program inovasi berupa pelatihan berbasis digital marketing bekerja sama dengan Shopee Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk. Kegiatan yang dilakukan meliputi observasi lapangan, pengumpulan data, pelatihan pemasaran inovatif, pengembangan varian rasa, serta peningkatan kualitas pengemasan. Hasil dari pelatihan menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial seperti Instagram, WhatsApp, dan email, serta platform e-commerce Shopee, mampu meningkatkan aksesibilitas konsumen terhadap produk keripik tempe “NAJA”. Selain itu, pelatihan ini juga berhasil meningkatkan efisiensi proses pengemasan serta memperkuat citra produk yang lebih modern dan menarik.
PENGUATAN BRANDING DAN INOVASI RASA ROTI MARYAM SEBAGAI UPAYA UMKM SUNAN AMPEL MASUK KE SEGMEN PASAR MILENIAL Fitriah, Umi; Naim; Walipah
Jurnal Manejemen, Akuntansi dan Pendidikan Vol. 2, No.3, Desember 2025
Publisher : YAPAKAMA (Yayasan Putra Khatulistiwa Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jamapedik.v2i3.376

Abstract

Kuliner daerah timur tengah ini bukan hanya menjadi barang unik yang mempercantik tempat wisata, tetapi juga berkontribusi terhadap citra dan daya tarik bagi pengunjung di suatu lokasi. Dalam hal ini, salah satu contohnya adalah toko roti maryam yang terletak di sekitar Makam Sunan Ampel Surabaya, yang berhasil mempertahankan keasliannya meskipun menghadapi kompetisi yang semakin ketat. Artikel ini ditujukan untuk menjelaskan strategi alternatif dalam memasarkan produk ketika berhadapan dengan kompetisi yang intens di bidang kuliner, dengan mengambil contoh toko roti maryam yang ada di wisata religi Makam Sunan Ampel Surabaya. Peneliti berusaha menganalisis menggunakan pendekatan kualitatif yang meliputi studi pustaka dari berbagai sumber seperti buku, artikel, jurnal, dan berita online. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang efektif untuk Sate Karak melibatkan sejumlah elemen penting, seperti campuran pemasaran, penentuan target pasar, kerja sama dengan pelaku usaha lain, serta partisipasi kuliner dalam acara-acara khusus.