Darmayani, Aritantri
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Plexus Medical Journal

Hubungan Tingkat Stres dan Kualitas Tidur dengan GERD pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Sebelas Maret Ridho, Muhammad Ihsan; Agung, Ratih Arianita; Darmayani, Aritantri
Plexus Medical Journal Vol. 4 No. 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v4i2.798

Abstract

Pendahuluan: Gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah penyakit gastrointestinal kronis yang secara signifikan mengurangi kualitas hidup dan pada beberapa pasien menyebabkan komplikasi yang serius. Mahasiswa kedokteran adalah sekelompok mahasiswa dengan tingkat stres yang sangat tinggi, dan kelelahan terkait pekerjaan yang menyebabkan gangguan tidur, termasuk kurang tidur, kualitas tidur yang buruk, dan kantuk di siang hari. Sampai sekarang belum banyak penelitian multivariat yang meneliti hubungan tingkat stress dan kualitas tidur dengan kejadian GERD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan kualitas tidur dengan kejadian GERD pada mahasiswa kedokteran Universitas Sebelas Maret. Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 90 orang responden yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Data yang diperoleh dianalisis secara bivariat dengan menggunakan uji koefesien kontingensi dan secara multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingkat stres (p < 0,001) dan kualitas tidur (p = 0,042) dengan kejadian GERD. Berdasarkan hubungan dengan kejadian GERD (p<0,001). Kesimpulan: Tingkat stres dan kualitas tidur secara parsial dan simultan memiliki hubungan dengan kejadian GERD. Tingkat stres diketahui memiliki hubungan yang lebih bermakna dengan kejadian GERD jika dibandingkan dengan kualitas tidur.