Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Keadilan Sosial dan Lingkungan: Peran Agama di Abad ke-21 Aslichan, Aslichan; Hannah, Neng; Albar, Akmal Syawqi
Jurnal Penelitian Agama Vol. 26 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jpa.v26i1.2025.pp1-13

Abstract

Artikel ini membahas peran agama dalam menghadapi tantangan kontemporer di abad ke-21, seperti perubahan iklim, ketidakadilan sosial, dan materialisme. Berdasarkan analisis dari buku Living Religions karya Mary Pat Fisher, artikel ini menekankan pentingnya peran agama dalam mendorong keadilan sosial dan keinginan lingkungan melalui dialog antaragama dan adaptasi nilai spiritual. Agama berperan penting dalam menangani isu-isu kontemporer seperti hak asasi manusia dan perubahan iklim, dengan tekanan pada moderasi dan tanggung jawab sosial. Adaptasi dan revitalisasi nilai-nilai agama menjadi kunci bagi komunitas untuk menghadapi tantangan modern, serta memperkuat kohesi dan solidaritas dalam masyarakat. Artikel ini menyimpulkan bahwa agama, meskipun menghadapi tantangan sekularisme dan modernisasi, memiliki potensi besar untuk menciptakan dunia yang lebih berkelanjutan dan berkeadilan.
Building an Islamic Development Paradigm: Criticism of Gerard Clarke and the Relevance of SDGs in Contemporary Da'wah Aslichan, Aslichan; Rahman, Taufiq; Gatara, Asep Sahid; Sukayat, Tata
At-Tafkir Vol 18 No 2 (2025): At-Tafkir
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/at.v18i2.11646

Abstract

This article re-examines the dominant secular-liberal paradigm in international development through a critical engagement with Gerard Clarke’s analysis in “Religion and International Development” (2009). While Clarke acknowledges the expanding role of faith-based organizations in development practice, his framework remains largely instrumental and does not sufficiently conceptualize religious and spiritual values as an alternative epistemological foundation for development. Employing a qualitative methodology based on critical textual analysis and comparative examination of development policies and practices, this study explores how key Islamic principles, including Tawhid, Islah, and Maqashid Syariah, inform normative understandings of sustainable and ethical development. Drawing on selected cases from Malaysia, Bangladesh, and Indonesia, the analysis highlights the potential contribution of Islamic social finance instruments, such as zakat, waqf, and sharia-compliant microfinance, to inclusive development outcomes. The findings suggest that, when effectively institutionalized, these instruments can support social justice, women’s economic participation, and environmental responsibility. This study contributes to development studies by extending faith-based development debates beyond instrumental approaches and offers policy-relevant insights for integrating Islamic ethical frameworks into contemporary development strategies