Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh EWOM Instagram dan Minat Berkunjung terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan pada Objek Wisata Pasir Panjang Ohoibor, Safa; Mehen, Blandina; Dewis, Frederika; Tammu, Rahma Gusmawati
Jurnal Ekonomika Dan Bisnis (JEBS) Vol. 5 No. 3 (2025): Mei-Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instagram is one of the media that provides information through visual content that can increase or decrease tourists' interest in visiting a tourist attraction. Positive or negative statements through interesting photos, videos, and stories on Instagram will influence (Electronic Word of Mouth - EWOM) the interest and decision to visit of potential tourists. The purpose of this study is to analyze the influence of Electronic Word of Mouth (e-WOM) through Instagram and interest in visiting on tourists' decision to visit Pasir Panjang tourist destination, Kei Islands. The research method uses quantitative research. The research population is all tourists who visit Pasir Panjang tourist destination, with a research sample consisting of 40 tourists who obtain tourism information through Instagram social media accounts. Multiple linear regression and Path analysis are used as data analysis techniques. The results of the study show that Instagram EWOM directly has a significant effect on Interest in Visiting and Tourist Decisions to Visit Pasir Panjang Tourist Attraction. Tourist Interest directly influences the Decision to Visit and Tourist Interest is proven to be able to mediate Instagram EWOM on Tourist Decisions to Visit Pasir Panjang Tourist Attractions as shown by the high correlation coefficient and the Sobel test value which shows a significant mediation role with a P-Value or significance value obtained of 0.047 (<0.05) indicating that eWOM on Instagram plays an important role in shaping tourist perceptions and interests in deciding to visit a destination.
UMKM Go Digital: Analisis Kesiapan Digitalisasi UMKM dalam Mendukung Smart Business di Desa Wisata Pantai Ngurbloat Bugis, Kaliana Tantri; Rahayaan, Maria Sisilia; Ohoibor, Safa; Tammu, Rahma Gusmawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Wisata Pantai Ngurbloat, Kabupaten Maluku Tenggara, dalam mendukung pengembangan praktek smart business. UMKM berperan penting dalam memperkuat perekonomian lokal berbasis pariwisata. Dalam menunjang operasional bisnis UMKM, penerapan transformasi digital wajib dilakukan, namun fakta dilapangan menunjukkan masih belum merata dilaksanakan oleh UMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan pada Oktober hingga Desember 2025. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pelaku UMKM, aparat desa, pengelola desa wisata, perwakilan Dinas Pariwisata, pendamping UMKM, dan wisatawan. Data sekunder diperoleh dari dokumen desa dan platform digital yang digunakan UMKM. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan dukungan perangkat lunak NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas UMKM sudah mulai menerapkan transformasi digital melalui penggunaan media sosial seperti Facebook, WA dan Instagram serta sistem pembayaran digital seperti QRIS. Namun, keterbatasan literasi digital pada UMKM, infrastruktur fisik seperti internet yang belum memadai, serta perencanaan strategis yang kurang optimal menjadi hambatan dalam penerapan smart business secara maksimal. Analisis SWOT mengungkapkan bahwa keunikan produk lokal dan potensi pariwisata yang kuat merupakan kekuatan dan peluang utama yang dimiliki UMKM dalam menunjang wisata, sementara keterbatasan literasi, teknologi dan internet serta meningkatnya persaingan pasar menjadi tantangan signifikan. Penguatan kapasitas SDM melalui peningkatan literasi digital dan kolaborasi antar pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk mempercepat transformasi smart business yang berkelanjutan.