Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN LANSIA MENGIKUTI POSYANDU DI POSYANDU PA’TENGKO KECAMATAN MENGKENDEK KABUPATEN TANA TORAJA Erlina Y Kongkoli; Dyah Ekowatiningsih; Simunati, Simunati; Baharuddin, Baharuddin; Pebrianti, Pebrianti
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 1: Juni 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan lansia di Indonesia tetap menjadi perhatian, mengingat jumlah nya semakin meningkat setiap tahunnya. Merupakan tanggung jawab Bersama antara keluarga dan petugas Kesehatan , terutama dalam hal kesehatannya. Dukungan keluarga dalam hal ini sangat dibutuhkan oleh lansia dalam mempertahankan kesehatannya .Dukungan penghargaan, dukungan emosional, dukungan informasi serta dukungan instrumental merupakan factor yang sangat berpengaruh dalam memberikan motivasi kepada lansia untuk hadir di Posyandu memeriksakan kesehatannya. Tujuan penelitian terindentifikasinya dukungan keluarga dalam pemanfaatan posyandu oleh lanjut usia.Metode penelitian yang digunakan: penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study, dengan jumlah sampel 56 orang tehnik sampling accidental samping hasil penelitian ditarik Kesimpulan bahwa dukungan emosinal, dukungan informasi, dan dukungan instrumental berpengaruh dengan kepatuhan lansia menggunakan atau hadir diposyandu untuk memeriksakan kesehatannya
IMPLEMENTASI PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK REMAJA PUTRI DI KELURAHAN BANTA-BANTAENG KECAMATAN RAPPOCINI KOTA MAKASSAR Erlina Y Kongkoli; Harliani, Harliani; Dyah Ekowatiningsih; Sudirman, Sudirman
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja putri merupakan komunitas kunci yang membutuhkan perhatian pemerintah dan layanan kesehatan terkait kesehatan mereka. Sejumlah besar dari mereka menderita anemia, suatu kondisi yang lazim di Indonesia menurut data tahun 2018. Jumlah ini kemungkinan akan meningkat tanpa adanya tindakan pencegahan. Dampak anemia meluas hingga masa remaja hingga kehamilan berikutnya, yang berpotensi menyebabkan stunting pada anak. Oleh karena itu, pencegahan dini selama masa remaja sangat penting untuk memastikan kesehatan sebelum menikah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan program pencegahan stunting dengan meningkatkan status kesehatan remaja putri di Desa Banta-Bantaeng, Makassar. Upaya ini difokuskan pada pencegahan anemia sebagai faktor risiko utama stunting sejak usia muda. Metode: Metode pelaksanaannya melibatkan kombinasi pemberian tablet suplemen zat besi (Fe), latihan fisik, dan tambahan protein dari telur. Pendekatan terpadu ini diharapkan memberikan hasil yang optimal. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tablet Fe, telur, dan latihan fisik berhasil meningkatkan kadar hemoglobin remaja putri. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi tablet zat besi, konsumsi protein telur, dan aktivitas fisik teratur dapat secara efektif meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri.