Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN GURU PAI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA SMK MUHAMMADIYAH CERENTI Cici Wulandari; Miftahir Rizqa; Bagus Jordan; Agung Gunawan; Abdul Hadi Al-Ghani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan karakter Islam di sekolah tidak dapat dilepaskan dari peran guru Pendidikan Agama Islam. Karena guru Pendidikan Agama Islam merupakan figur, panutan, idola bagi peserta didiknya yang mampu mewarnai peserta didik menjadi pribadi yang berkarakter Islami melalui keteladanan dan pembiasaan. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan karakter Islam peserta didik di SMK Muhammadiyah Cerenti. (2) Mendeskripsikan Karakter Islami Peserta Didik di SMK Muhammadiyah Cerenti Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif kualitatif yaitu berupa penyajian data secara tertulis mengenai data-data terkait. Langkah selanjutnya adalah melakukan uji keabsahan data dengan cara perluasan partisipasi, ketekunan observasi dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan karakter Islam siswa SMK Muhammadiyah Cerenti sebagai berikut: guru sebagai pembimbing, guru sebagai pendidik, guru sebagai motivator dan guru sebagai evaluator. Dan karakter Islam siswa SMK Muhammadiyah Cerenti yaitu baik, sopan dan santun yang diwujudkan dengan semangat siswa ketika mengikuti acara keagamaan, terbiasa membaca Al-Qur’an sehingga membentuk karakter cinta Al-Qur’an, selalu santun kepada siapa saja, berkata jujur, sabar, semangat dalam beribadah, salam salim kepada ibu/bapak guru ketika memasuki pintu gerbang yang melatih siswa untuk bersikap sopan, santun dan hormat kepada yang lebih tua, taat kepada Allah dengan sholat berjamaah, sholat dhuha, sholat sebelum belajar, Istighosah, peringatan hari besar Islam, santunan anak yatim dan ekstra al Banjari.
Pengaruh Strategi Inquiring Minds Want to Know terhadap Keaktifan Belajar PAI Siswa SD Abdul Hadi Al-Ghani; Alfaza Rizki; Mahfidzul Amal; Muhammad Farhan; Muhammad Iqbal
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keaktifan belajar siswa merupakan aspek penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar karena berpengaruh terhadap keterlibatan dan pemahaman siswa dalam proses belajar. Namun, pembelajaran PAI masih sering berpusat pada guru sehingga peluang siswa untuk aktif bertanya, berdiskusi, dan mengemukakan pendapat menjadi terbatas. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara teoretis pengaruh strategi Inquiring Minds Want to Know terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian yang relevan dengan strategi pembelajaran inkuiri dan keaktifan belajar siswa. Pembahasan difokuskan pada konsep, karakteristik, dan langkah-langkah penerapan strategi Inquiring Minds Want to Know serta keterkaitannya dengan teori pembelajaran aktif dan konstruktivistik dalam pembelajaran PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi Inquiring Minds Want to Know secara teoretis memiliki potensi kuat dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa, karena mendorong rasa ingin tahu, partisipasi aktif, dan keterlibatan kognitif siswa selama proses pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi Inquiring Minds Want to Know relevan dan efektif secara konseptual untuk diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar guna meningkatkan keaktifan belajar siswa.