Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

THE INFLUENCE OF TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP IN EMPLOYEE CAREER DEVELOPMENT: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Fitriadi, Ahmad; Dumayanti Sihombing, Sabar; Fernando Simatupang, Leo; Bherna D Nainggolan, Anju; Berlien, Richard
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v4i7.3047

Abstract

In today’s dynamic work environment, leadership plays a critical role in shaping employee career trajectories. This systematic literature review (SLR) examines the influence of transformational leadership (TL) on employee career development by synthesizing 48 peer-reviewed studies published between 2022 and 2025. Guided by the PRISMA methodology, this review draws on three key theoretical frameworks—Transformational Leadership Theory, Social Cognitive Career Theory (SCCT), and Leader–Member Exchange (LMX) Theory—to explore the behavioral, psychological, and relational mechanisms that underpin this relationship. Findings reveal a consistent positive association between TL and various career development outcomes, including career satisfaction, employability, adaptability, and goal clarity. Mediating variables such as self-efficacy, work engagement, and career adaptability were commonly identified, while organizational culture, industry type, and demographic factors served as key moderators. The review also highlights a strong reliance on cross-sectional methodologies and a limited number of studies in non-Western contexts, indicating important gaps in the current literature. This paper concludes that transformational leadership fosters a supportive environment for employee growth by enhancing motivation, providing individualized guidance, and strengthening relational trust. However, future research is needed to develop longitudinal and culturally inclusive models that better capture the complexity of leadership’s role in career development. The review offers practical implications for organizations seeking to align leadership development with career management strategies to attract, retain, and empower talent in an increasingly competitive landscape.
EMPOWERING THE IMPLEMENTATION OF SELF-RELIANCE BASED CHARACTER EDUCATION AT SMK SWASTA TELADAN TANAH JAWA Herman, Herman; Sherly, Sherly; Silalahi, Dumaris E.; Sihombing, Partohap Saut Raja; Julyanthry, Julyanthry; Panjaitan, Muktar Bahruddin; Purba, Lydia; Simamora, Rianita; Sinurat, Bloner; Dumayanti Sihombing, Sabar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.218-223

Abstract

As we know that nowadays self-reliance is very important for the students in shaping their character. Lots of students are not mature because of they are not independence. The aim of this research is to empower the teachers’ understanding in implementing self-reliance based character education to the students. Methods used in this community service were socialization with PowerPoint presentation. Then sharing session with questions and answers to the presentation presented. This presentation was continued to case exposure with some reality conditions and group discussion. The location of this community service was at SMK Swasta Teladan Tanah Jawa in Simalungun Regency. Thirty-three teachers were the participants conducted on 7-8 January 2020. After collecting all the data, the researcher found that there are some results of how teachers can help to implement the self-reliance based character education such as: 1) to be active learners, 2) encouraging students in asking question when teaching and learning process for every subject, 3) teachers’ method of teaching, 4) integrating scout or boys’ brigade in the school, 5) students’ discipline to school policy, and 6) students’ freedom in using the internet as media for learning. Though there were problems in implementing the self-reliance based character education such as parents’ encouragement to school policy and teachers’ ability to implement the self-reliance in the subject, the researchers hope that this socialization can enlighten and empower teachers in implementing the self-reliance to the students for the brighter future of the students themselves and also for the advances of country.
Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning terhadap Pemahaman Konsep Pendidikan Kewarganegaraan Siswa Kelas XI SMA Swasta Teladan Pematangsiantar Dumayanti Sihombing, Sabar; Padang, Juli Herawati; Christin, Desi; Hutabarat, Cintya Lolita; Sihombing, Wulandari; Siahaan, Indah Sagita; Hutahaean, Nova Carlina; Samosir, Rachel Larasati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4513

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di jenjang sekolah menengah masih cenderung berorientasi tekstual sehingga pemahaman konsep siswa terhadap materi kewarganegaraan yang kompleks belum berkembang secara optimal. Kondisi tersebut menuntut penerapan strategi pembelajaran yang mampu mengaitkan materi ajar dengan konteks kehidupan nyata siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap pemahaman konsep Pendidikan Kewarganegaraan siswa kelas XI di SMA Swasta Teladan Pematangsiantar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental tipe One-Group Pretest–Posttest yang dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian terdiri atas 32 siswa kelas XI Fase F Kurikulum Merdeka yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes pemahaman konsep dan dianalisis melalui uji Paired Sample T-Test serta Normalized Gain (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan capaian pemahaman konsep antara pengukuran awal dan akhir setelah penerapan model CTL, dengan tingkat peningkatan berada pada kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran kontekstual berkontribusi dalam memperkuat pemahaman konsep Pendidikan Kewarganegaraan siswa pada jenjang sekolah menengah. Penelitian ini memberikan implikasi empiris bagi pengembangan strategi pembelajaran PKn yang lebih kontekstual dan adaptif sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Kelas X SMK Swasta 1 Tamansiswa Pematangsiantar Dumayanti Sihombing, Sabar; Saragih, Kasihta Santana; Samosir, Rosanti; Sianturi, Claudia Febrianti; Aini, Nurul; Siburian, Monica Kristin; Tampubolon, Allfareadi; Sinaga, Wina Ekayanti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4676

Abstract

Stagnasi keterlibatan siswa dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di jenjang vokasi kerap mereduksi esensi mata pelajaran ini menjadi sekadar transfer pengetahuan tekstual, sehingga aspek daya kritis dan kolaborasi sosial kurang terfasilitasi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest–posttest yang diterapkan pada siswa kelas X SMK Swasta 1 Tamansiswa Pematangsiantar. Intervensi pembelajaran difokuskan pada transformasi peran siswa dari pendengar pasif menjadi investigator aktif melalui kegiatan penelusuran masalah, diskusi kelompok, dan sintesis temuan secara kolektif. Hasil analisis menunjukkan adanya pergeseran capaian akademik yang bermakna setelah intervensi, dengan peningkatan hasil belajar yang berlangsung secara konsisten pada seluruh subjek penelitian dan berada pada kategori efektivitas sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi investigasi terstruktur dalam pembelajaran kooperatif berpotensi memperkuat kualitas pembelajaran PKn di lingkungan vokasi, meskipun interpretasi hasil tetap dibatasi oleh penggunaan desain penelitian tanpa kelompok pembanding.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 3 Pematangsiantar Dumayanti Sihombing, Sabar; Sihombing, Michael Fredrik; Silalahi, Ayel Febriyani; Manurung, Sara Dince; Giovani, Nuri; Sirait, Dearma Amelia; Ningrum, Tasya Kumala; Simbolon, Oscar
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4677

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Menengah Atas masih menghadapi tantangan rendahnya keterlibatan siswa dalam proses belajar, yang berdampak pada lemahnya motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu yang melibatkan dua kelas, yaitu kelompok eksperimen yang diterapkan model NHT dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Data motivasi belajar dikumpulkan melalui angket yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan mempertimbangkan kondisi awal siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model NHT mengalami peningkatan motivasi belajar yang lebih tinggi dibandingkan siswa pada kelompok kontrol. Setelah perbedaan skor awal dikendalikan, pengaruh positif penerapan model NHT terhadap motivasi belajar tetap terkonfirmasi secara statistik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT efektif dalam memperkuat motivasi belajar siswa serta berpotensi menciptakan iklim pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang lebih partisipatif dan berorientasi pada tanggung jawab belajar siswa di jenjang SMA.