Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Industri Bakpia di Desa Gembleb Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek Indah Ainus Sofa; Mayda Putri Ardini; Elysia Septi Amanda; Isyfa Qurrata Aini; Surur Fatma Ningtyas; Ferdiaz Riandra Febriliant; Sandy Yudha Anggara Lhoksa; Bintis Ti'anatud Diniati
Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 2 (2025): Juli : Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimek.v5i2.6161

Abstract

Community economic empowerment is a concept of economic development that contains social values, aiming to create a healthy and fair competitive climate. In Gembleb Village, empowerment is carried out through community participation in the bakpia industry. This activity aims to analyze the impact of economic empowerment through the bakpia industry on the community of Gembleb Village, Pogalan District, Trenggalek Regency. The bakpia industry is believed to have great potential in improving the welfare of the local community through job creation, income enhancement, and skill development. The objectives of this activity include: (1) identifying the contribution of the bakpia industry in creating job opportunities, (2) analyzing its impact on increasing income and economic welfare of the community, and (3) revealing the supporting and inhibiting factors in the development of the bakpia industry. This activity uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through observations, interviews with bakpia industry owners and practitioners as well as the community, and documentation. This activity found various factors that influence the development of the bakpia industry and its impact on economic empowerment. The findings are expected to provide strategic input for local governments, industry players, and related parties in developing a local economy based on village potential.
Pengaruh Gross Profit Margin, Net Profit Margin, Debt to Asset Rasio, Debt to Equity Ratio Terhadap Dividend Payout Rasio Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Indeks IDXHIDIV20 salma, Salma selpiana; Ulya Iffatul Masyfi'ah; Bintis Ti'anatud Diniati; Rama Wahyu Sampurno
IHTIYATH : Jurnal Manajemen Keuangan Syariah Vol 9 No 1 (2025): Ihtiyath : Jurnal Manajemen Keuangan Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ihtiyath.v9i1.11353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempengaruhi rasio keuangan seperti margin laba kotor (GPM), margin laba bersih (NPM), utang ke alokasi aset (DRM), dan kuota utang-ke-aset dividen (DVR) (DRM) sebagaimana tercantum dalam indeks IDXHIDIV20 berdasarkan data keuangan (DVR). Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel GPM dan NPM memiliki efek yang signifikan pada DPR, dengan koefisien positif untuk GPM dan koefisien negatif untuk NPM, tetapi itu tidak menunjukkan efek yang signifikan. Bersama -sama, tiga variabel independen (GPM, NPM, DAR) berkontribusi sekitar 67% untuk DVR. Ini ditingkatkan oleh hasil tes F dan R² dan menunjukkan efek signifikan yang signifikan. Temuan ini memberi investor dan bisnis pemahaman penting tentang pedoman dividen dan keputusan manajemen keuangan.
Perancanaan Pengelolaan Dana Desa Terhadap Pembangunan di Desa Sawo Kecamatan Campurdarat Diana, Muhammad Ali Akbar Putra; Bintis Ti'anatud Diniati; Muizzuhdin Ahmad; Fahreza Rafli Akbar Kurniawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan dan pengelolaan Dana Desa terhadap pembangunan infrastruktur masyarakat di Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Informan utama dalam penelitian ini adalah Kepala Desa Sawo sebagai pihak yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab dalam pengelolaan Dana Desa. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif untuk menggambarkan kondisi nyata pengelolaan Dana Desa di desa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perencanaan pembangunan infrastruktur di Desa Sawo telah dilaksanakan secara partisipatif melalui mekanisme Musyawarah Dusun (MUSDUS), Musyawarah Desa (Musdes), dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang Desa). Pengelolaan Dana Desa juga telah menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas, yang ditunjukkan melalui keterbukaan informasi anggaran serta pengawasan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan pendampingan dari pihak kecamatan. Namun demikian, penelitian ini menemukan beberapa hambatan, antara lain keterbatasan anggaran yang tidak sebanding dengan banyaknya usulan masyarakat, keterbatasan kapasitas aparatur desa dalam perencanaan dan penyusunan RAB, serta belum meratanya partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas aparatur desa, penguatan koordinasi kelembagaan, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi agar pengelolaan Dana Desa dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.