Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWAPADA MATERI POKOK GELOMBANG BUNYI KELAS XII DI SMA NEGERI BATANG ONANG Dedes Asriani Siregar
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 4 No 3 (2022): Vol. 4 No. 3 November 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v4i3.4645

Abstract

This study aims to find out wether there is influence of demonstration methodto students’ achievement in sound wave of the XII students’ of SMA Negeri 1.Batang Onang this research was done by using descriptive and inferential analysis.The population is all of XII students of SMA Negeri 1. Batang Onang. Consist of 2 classes, it is70 student. Sampling technique by using random sampling, it is 32 students.The mean test for demonstration method is 3.1, it is good category. The mean of to students’achievement in sound wave of the XII students of SMA Negeri 1. Batang Onang is76, it is good category.Based on the calculation in inferential analysis, it is found that t count is 4.946 and if it is compared to t table in 95% significant, it is found 1.70. After comparing t cound and t table, it is got that t count is greater than t table (4.946>1.70)The hypothesis is accepted. Means that there is significant influence of demonstration method to students’ achievement in sound wave of the XII students of SMA Negeri 1 Batang Onang
PENGARUH PENGUASAAN GETARAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA TERPADU SISWA PADA MATERI POKOK BUNYI SMP NEGERI 5 SIPIROK Dedes Asriani Siregar
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 5 No 1 (2023): Vol. 5 No. 1. Edisi Maret 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v5i1.4934

Abstract

The aims to ascertain whether not any significant effect between the getraran governance basic towar physic outcomes topic bunyi. physic learning outcomes topic bunyi is a factor supporting the success of student in learning, in fact the result of learning gained go while KKM “65”. This condition should not be allowed because resulted in the national education goals are not, achieved. Overcomes this problem needs to control the getaran governance basic teacher be better. The eksperiment was conducted at SMP Negeri 5 Sipirok. 59 people as population and sampel werw taken with total sampling, are 59 people. The method used descriptif method and data collectioned test, multiplechoise. The data obtain, were processed two stages,namely deskriftif analysis to see a correlation “r” product moment and to see wheter there is a significant effect between the two variables used ttest. the result of the data obtained an average variable x=70,35 and variable y=68,77, tcount=7,54 and ttable=2,085 then t count greather than t table (7,54>2,085), so this hipotesis can achieved.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA MATERI POKOK BESARAN DAN SATUAN SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 PADANGSIDIMPUAN Dedes Asriani Siregar
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 5 No 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Edisi November 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v5i3.5077

Abstract

The aims of this research is to know whether there is a significant effect between learning model Contextual Teaching and Learning (CTL) to the result of physics in quantity and unit at the class ten students of SMA Negeri 2 Padangsidimpuan. The population is 323 students and sample was taken through cluster sampling, so the sample is 78 students. The data is collected by using questionnaire and test. Then the result of the research is processed in two stages. The first stage by using descriptive analysis, the second stage by using a statistical test correlation “r” product moment and two know whether there is an effect or not is used ttest formula.The result of the analyzed obtained by an average of 2,87 on X varible with the category “good” and Y variable obtained 75,06 with the category is “good”. The score of tcount is bigger then ttable (5,453 > 1,667). It can be concluded that the alternative hypothesis formulated in this research can be accepted the truth.
PENGENALAN JARINGAN KOMPUTER DASAR DI SMK NEGERI 1 BATANG ONANG Ahmad Bay Haqi; Dedes Asriani Siregar; Mutiara Mutiara; Nenni Faridah Lubis; Anggi Zumaidil Akhir
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1443

Abstract

Di zaman sekarang, kebutuhan insan pada pemanfaatan data semakin meningkat, hal ini ditimbulkan adanya pola pemikiran manusia ke arah yang lebih berkembang. Dengan pemanfaatan personal komputer hal ini bisa terfasilitasi dengan cepat. Akibatnya akan terjadi keefisiensian waktu dan sumber daya, sebagai akibatnya akan menghasikan keluaran yang optimal. Disisi lain kebutuhan akan pemanfaatan data itu terhalangi adanya jeda & waktu, terkadang kita membutuhkan akses kabar saudara kita yang berada pada negara yang berbeda. Dengan membuat jaringan komputer, hal ini dapat diatasi. Tidak hanya jarak, tetapi juga perbedaan waktu selalu dapat diakses. Misalnya, ketika kita menginginkan informasi masa lalu. Internet dan World Wide Web (WWW) sudah dikenal di seluruh dunia, banyak orang membutuhkan aplikasi berbasis Internet, seperti e-mail dan akses web melalui Internet. Sedemikian rupa sehingga semakin banyak aplikasi bisnis yang berjalan di Internet. SMK Negeri 1 Batang Onang dipilih sebagai tempat penelitian karena selama ini di SMK Negeri 1 Batang Onang khususnya jurusan TKJ hanya Mengenal Jaringan Komputer dan tidak mempelajari lebih detail dari Jaringan Komputer dasar-Nya. Jaringan komputer adalah sekelompok komputer otonom yang dihubungkan satu dengan yang lainnya melalui media transmisi atau media komunikasi sehingga dapat saling berbagi data-informasi, program-program, penggunaan bersama perangkat keras seperti printer, harddisk, dan lain sebagainya.(Pujowati, Suminar & Harianto 2019) Awalnya networking atau jaringan komputer adalah sambungan komputer ke komputer dalam bentuk topologi bus.(Pujowati, Suminar & Harianto 2019) Menurut (Farhan, 2015 Islami, Musa and Lamsani, 2020) Konsep jaringan komputer lahir tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset di Harvard University, dipimpin oleh Profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanya ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Dalam rangka meningkatkan efisiensi kerja maka dibuat proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program dapat dijalan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian. Endpoint dapat mencakup server, komputer, telepon, dan perangkat keras (hardware) jaringan yang lain. Jaringan komputer (jarkom) dapat dibuat dengan menggunakan gabungan dari teknologi kabel dan wireless. Menurut (Intermedia, 2019), Jaringan dapat bersifat pribadi atau publik, ketika menggunakan jaringan pribadi biasanya memerlukan akses pengguna untuk memasukkan kredensial dalam bentuk kata sandi yang dimasukkan secara manual oleh administrator atau diperoleh langsung dari pengguna jaringan publik seperti Internet, tidak membatasi akses. Hasil dari program kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat sudah dilaksanakan keseluruhan dan mencapai target luaran sebesar 85 %. Hal ini dapat dilihat dari kegiatan yang berlangsung pada saat Sosialisasi berlangsung. Pada awal pertemuan siswa diajak untuk memperkenalkan diri dan diawal kegiatan siswa diingatkan kembali mengenai Jaringan Komputer Dasar yang dikombinasikan sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan. Dari 23 orang siswa yang berhadir sebagian besar mengajukan pertanyaan dan memberikan pendapat dari sebagian siswa.Setelah kegiatan Pembelajaran dilaksanakan Tim pelaksana dapat mengetahui Upaya apa yang harus dilakukan untuk Meningkatkan Pengetahuan yang baik dan benar, mengetahui tentang Pengenalan Jaringan Komputer Dasar, yang sudah dilaksanakan Ketika melakukan PKM. Kata kunci: jaringan, komputer, Perangkat
PENGENALAN ALAT-ALAT FISIKA DI SMP SWASTA MUHAMMADIYAH 29 PADANGSIDIMPUAN Dedes Asriani Siregar; Febriani Hastini Nasution; Hesty Anjani; Ramanda Futri Nainggolan; Bayu Anggina; Sahra Khoirunnisa Dalimunthe
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v5i1.3947

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan alat peraga kit optik kepada siswa SMP Swasta Muhammadiyah 29 Padangsidimpuan sebagai upaya memperkuat pemahaman mereka terhadap konsep dasar cahaya dan optika. Latar belakang kegiatan ini adalah kurangnya sarana praktikum fisika di sekolah yang menyebabkan pembelajaran optika lebih bersifat teoritis. Melalui pendekatan interaktif, siswa diberikan penjelasan singkat mengenai teori cahaya, dilanjutkan dengan demonstrasi penggunaan kit optik, dan akhirnya siswa melakukan praktik secara mandiri dengan alat tersebut. Kit optik yang digunakan terdiri dari cermin datar, cermin cekung, cermin cembung, lensa positif dan negatif, serta sumber cahaya sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih mudah memahami pembiasan, pemantulan, dan pembentukan bayangan setelah berinteraksi langsung dengan alat. Antusiasme dan partisipasi siswa meningkat karena mereka dapat melihat fenomena secara nyata, bukan hanya membayangkannya melalui buku. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan observasi dan pemahaman konsep fisika dasar. Pengenalan alat kit optik ini diharapkan menjadi model pembelajaran berbasis praktik yang dapat diterapkan lebih luas di sekolah lain.
EKSPERIMEN GELOMBANG BUNYI DENGAN TELEPON KALENG Dedes Asriani Siregar; Febriani Hastini Nasution; Kartika Situmeang; Jenita Damayanti Hutabarat; Gustin Suci Wulan Dari; Yuli Al Aisyah Harahap; Mardin Lianus Ziliwu
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v5i1.4557

Abstract

This community service aims to introduce the basic concept of sound waves to elementary school students through a tin can telephone experiment. The activity was carried out using two tin cans connected by a taut string as a medium for sound propagation. Students were asked to take turns speaking and listening through the tin cans to observe how sound propagates. The results of the study showed that this experimental activity increased students’ understanding of the concept of sound propagation, demonstrated by their ability to explain that vibrations in the tin can are transmitted through the string until they are heard in the receiving tin can. In addition, the experimental activity was proven to increase students’ enthusiasm for learning and engagement in science learning. Thus, the tin can telephone can be used as a simple and effective learning medium to introduce the concept of sound waves to elementary school students. Keywords: observation of sound wave results, student activities