Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KESALAHAN UMUM vs MISKONSEPSI DINAMIKA: ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP GAYA DALAM FISIKA Riris Idiawati; Ferdiana; Izza Afkarina
JEAS (Journal of Educational and Applied Science) Vol. 2 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Tadris IPA Universitas KH. Mukhtar Syafaat Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jeas.v2i2.4164

Abstract

The purpose of this article is to examine the possible causes of student error in explaining various physical phenomena, mainly due to lack of ability in understanding the physics concept. Unlike the misconception theory, resource theorists believe that studenterrors are more due to their incomplete understanding less frequently observed by researchers, especially in Indonesia. An in-depth study of the causes of student error is very important to be used as a reference as a design of quality learning. In this article will examine students difficulties in understanding the force conceptaccording to the perspective of resource theory, as well as learning alternatives to reduce errors.
Implementasi Kegiatan Keagamaan Rutinan Dalam Pembinaan Spiritualitas, Moralitas Dan Sosial Keagamaan Masyarakat Desa Bulurejo Purwoharjo Banyuwangi Riris Idiawati; Siti Rahmawati; Risma Yuliantika; Ferdiana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : Ponpes As-Salafiyyah Asy-Syafi'iyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71305/jpkm.v1i2.807

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menguatkan implementasi kegiatan keagamaan rutin dalam pembinaan spiritualitas, moralitas, dan sosial keagamaan masyarakat Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan yang menjadi fokus meliputi pengajian rutin, pembacaan Yasin dan diba’iyah, serta istighosah yang dilaksanakan di Dusun Samirittulab, Masjid Sunan Giri, dan Masjid An-Nur. Program ini dilatarbelakangi oleh belum adanya sistem monitoring dan evaluasi terstruktur, minimnya inovasi metode penyampaian materi, serta rendahnya pelibatan generasi muda dalam pengelolaan kegiatan. PKM dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Approach yang melibatkan mitra secara aktif melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, monitoring-evaluasi, dan keberlanjutan program. Metode kegiatan meliputi pendampingan langsung, fasilitasi diskusi interaktif, pelatihan manajemen kegiatan keagamaan berbasis komunitas, serta penyusunan indikator evaluasi sederhana. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi kegiatan. Hasil pelaksanaan PKM menunjukkan adanya peningkatan kualitas spiritualitas jamaah yang ditandai dengan ketenangan batin dan kedisiplinan ibadah, penguatan moralitas berupa sikap santun dan kepedulian sosial, serta meningkatnya kohesi sosial melalui partisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan. Pelibatan pemuda dalam kepanitiaan turut memperkuat keberlanjutan program. Kegiatan keagamaan rutin berbasis komunitas terbukti berpotensi menjadi instrumen pemberdayaan sosial yang efektif apabila dilaksanakan secara partisipatif, inovatif, dan berkelanjutan.