Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Design of Semujur Bridge with Diagonal Steel Box Arch Bridge Alghiffary, Rizqi; Junianda Velantika, Griselda; Eka Putri, Karina Melawati; Dewi Widowati, Elok; Fauzan Akbari, Muhamad
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 5, No 3 (2025)
Publisher : Malikussaleh University, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/ijesty.v5i3.900

Abstract

Transportation is an integral part of social life. One of the structures that can support transportation is the bridge. The construction of the Semujur Bridge will be planned to meet and support transportation needs. This bridge is expected to be a new connecting bridge to cut travel time in Pangkal Pinang City. Semujur Bridge, with a width of 20 meters and a total length of 100 meters, is planned to use a steel arch bridge because the arch bridge can reduce the bending moment on the bridge. The bridge uses a box girder cross section because the arch bridge with a steel box cross-section is considered more economical and has higher flexural strength and torsional stiffness. Semujur Bridge will also have a diagonal arch. With the new construction design, it is expected to be a structurally strong bridge, both against earthquake loads and bridge dynamic loads. As a result, in this study, it was found that the longitudinal girder WF 600x300x14x23, transverse girder GIRDER 1500x400x30x30, tie beam BOX GIRDER2500x2000x40x40, and Macalloy 520 (M100) hanging cable with a diameter of 97 mm.
Pelatihan Mitigasi Bencana Gempa dan Kebakaran Siswa Madrasah Aliyah Jabal Noer Widowati, Elok; Muharrom Al-Haromainy, Muhammad; Alghiffary, Rizqi; Fauzan Akbari, Muhamad; Dwi Sutrisno, Rahmat
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i1.28421

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana alam, khususnya gempa bumi dan kebakaran, karena letaknya di pertemuan tiga lempeng tektonik dunia. Kondisi ini menuntut adanya kesiapsiagaan yang memadai, terutama di lingkungan sekolah yang padat aktivitas. Madrasah Aliyah Jabal Noer Sidoarjo memiliki bangunan bertingkat dengan akses evakuasi yang terbatas, lorong sempit, serta minimnya fasilitas proteksi kebakaran, sehingga menimbulkan kerentanan tinggi apabila terjadi bencana. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap siswa serta guru dalam menghadapi potensi gempa bumi dan kebakaran. Metode yang digunakan berupa survei kondisi eksisting bangunan, penyusunan dan pemasangan peta jalur evakuasi, pemasangan rambu dan poster himbauan, sosialisasi materi kebencanaan, demonstrasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada hampir seluruh aspek, meliputi pemahaman definisi mitigasi, prosedur evakuasi, titik kumpul, pemakaian APAR, serta kesadaran akan keselamatan dan kesehatan kerja. Siswa juga menunjukkan sikap lebih positif terhadap pentingnya pelaksanaan simulasi bencana secara rutin. Dengan demikian, program pelatihan ini berhasil mencapai tujuan pengabdian sekaligus menumbuhkan budaya sadar bencana yang berpotensi berkelanjutan di lingkungan sekolah.