Silvi Hindun Mayrohmah
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KELOMPOK PETANI HELENA JAMBU KRISTAL DAN JAMBU MERAH MELALUI TEKNOLOGI PENGOLAHAN INOVASI PRODUK UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN Edy, Edy Susena; Markus Utomo Sukendar; Riyan Setiyanto; Junianto Chandra Kusuma; Silvi Hindun Mayrohmah; Camelia Marshanda
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v9i1.839

Abstract

Pemerintah Indonesia dalam peningkatan kesejateraan masyarakat secara luas telah melaksanakan berbagai program. Program yang dilaksanakan oleh pemerintah bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat desa secara mandiri dalam bentuk pemberdayaan masyarakat. Salah satu program yang menjadi program unggulan pemberdayaan masyarakat ekonomi Indonesia adalah program berorientasi pasda potensi lokal. Potensi lokal memiliki keunggulan utama karena melibatkan secara langsung masyarakat untuk menyejahterakan dirinya secara mandiri dengan kreasi dan inovasi sehingga memiliki daya jual yang tinggi. Akan tetapi program tersebut belum sepenuhnya menyentuh semua lapisan masyarakat, sehingga perlu pemberdayaan kegiatan agar masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk meningkatkan kesejahteraan. Tim Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) dari Politeknik Indonusa Surakarta Bersama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,Riset, Dan Teknologi Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Kelompok Petani Helena Jambu Kristal dan Jambu Merah Melalui Teknologi Pengolahan Inovasi Produk Untuk Meningkatkan Kesejahteraan. Kegiatan pemberdayaan kemitraan masyarakat ini bertujuan untuk mengolah jambu kristal dan jambu merah menjadi keripik dengan vacuum frying dan selai dengan pengaduk otomatis sampai dalam pengemasan yang menarik dan tahan lama. Disamping itu tim mengembangkan sistem informasi untuk pemasaran berbasis website agar produk dapat dipasarkan ke masyarakat luas.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK PETANI HELENA JAMBU KRISTAL DAN JAMBU MERAH MELALUI TEKNOLOGI PENGOLAHAN INOVASI PRODUK UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN Edy, Edy Susena; Markus Utomo Sukendar; Riyan Setiyanto; Junianto Chandra Kusuma; Silvi Hindun Mayrohmah; Camelia Marshanda
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v9i1.839

Abstract

Pemerintah Indonesia dalam peningkatan kesejateraan masyarakat secara luas telah melaksanakan berbagai program. Program yang dilaksanakan oleh pemerintah bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat desa secara mandiri dalam bentuk pemberdayaan masyarakat. Salah satu program yang menjadi program unggulan pemberdayaan masyarakat ekonomi Indonesia adalah program berorientasi pasda potensi lokal. Potensi lokal memiliki keunggulan utama karena melibatkan secara langsung masyarakat untuk menyejahterakan dirinya secara mandiri dengan kreasi dan inovasi sehingga memiliki daya jual yang tinggi. Akan tetapi program tersebut belum sepenuhnya menyentuh semua lapisan masyarakat, sehingga perlu pemberdayaan kegiatan agar masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk meningkatkan kesejahteraan. Tim Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) dari Politeknik Indonusa Surakarta Bersama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,Riset, Dan Teknologi Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Kelompok Petani Helena Jambu Kristal dan Jambu Merah Melalui Teknologi Pengolahan Inovasi Produk Untuk Meningkatkan Kesejahteraan. Kegiatan pemberdayaan kemitraan masyarakat ini bertujuan untuk mengolah jambu kristal dan jambu merah menjadi keripik dengan vacuum frying dan selai dengan pengaduk otomatis sampai dalam pengemasan yang menarik dan tahan lama. Disamping itu tim mengembangkan sistem informasi untuk pemasaran berbasis website agar produk dapat dipasarkan ke masyarakat luas.
OPTIMALISASI PENGELOLAAN DAN DIGITALISASI OBYEK WISATA WADUK MANDUK JATIREJO SEBAGAI DESTINASI EKOWISATA BERKELANJUTAN BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Edy, Edy Susena; Markus Utomo Sukendar; Tominanto; Silvi Hindun Mayrohmah; Anggi Novellia Zulva
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v10i1.1059

Abstract

Waduk Manduk Jatirejo merupakan salah satu potensi wisata alam yang sedang dikembangkan oleh pemerintah daerah (Bumdes) dan Komunitas Pewduli Waduk (KPW) dan masyarakat sekitar sebagai destinasi wisata unggulan berbasis lingkungan dan ekonomi kreatif. Waduk Manduk mulai dikelola sejak tahun 2024 semenjak Bendungan Gondang diresmikan oleh pemerintah. Permasalahan yang sedang dihadapi antara lain: minimnya keterampilan dan pengetahuan tentang pengelolaan wisata, kurangnya akses pelatihan bagi KPW dalam pemasaran digital untuk meningkatkan daya tarik wisatawan, masih rendahnya keterlibatan masyarakat dalam inisiatif pengelolaan wisata yang berkelanjutan, belum adanya peraturan khusus mengenai pengelolaan wisata, kurangnya anggaran untuk pengembangan infrastruktur wisata dan promosi digital, keterbatasan dalam sistem koordinasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha lokal, dan masyarakat dalam pengelolaan wisata, waduk Manduk masih kelihatan kumuh karena belum tertata dengan baik, pelaporan keuangan belum transparan. Oleh sebab itu maka tim PKM PMM Politeknik Indonusa Surakarta dan Kemdiktisaintek melakukan optimalisasi waduk manduk dengan melakukan penataan waduk sebagai pusat rekreasi seperti wahana bebek gowes, camping ground, mancing mania dan area bermain anak. Berbagai kegiatan dilakukan antara lain: FGD perencanaan Infrastruktur, pelatihan manajemen obyek wisata, workshop manajemen keuangan dan administrasi digital, pelatihan branding dan pemasaran Digital. Disamping itu juga menerapkan teknologi dan inovasi dengan pengembangan digitalisasi Obyek Wisata berbasis website, branding Image, pemasasangan rambu-rambu wisata, penyediaan tempat sampah, pembuatan view point, memberikan fasilitas umum, pembuatan pagar, peningkatan wahan bermain anak, peningkatan area ticketing, peningkatan dermaga bebek gowes, peningkatan area parkir. Dengan penataan waduk Manduk tersebut diharapkan dapat menarik pengunjung yang lebih banyak dapat mendatangkan investor untuk pengembangan waduk manduk kedepannya.
Analisis Kelebihan dan Kekurangan Teknik Equivalence Partitioning dan Boundary Value Analysis dalam Pengujian Perangkat Lunak Silvi Hindun Mayrohmah; Awal Adi Saputro; Iqbal Ahmad Bukhari; Muhammad Nurfauzi Sahono
Switch : Jurnal Sains dan Teknologi Informasi Vol. 4 No. 4 (2026): Juli : Switch : Jurnal Sains dan Teknologi Informasi
Publisher : Asosiasi Profesi Telekomunikasi Dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/switch.v4i4.949

Abstract

The increasing complexity of web-based information systems has raised the demand for high-quality software, making the testing process an indispensable stage in the software development life cycle. One of the most widely used functional testing methods is Black Box Testing; however, its effectiveness is highly influenced by the test case design techniques employed. This study aims to analyze the implementation of Equivalence Partitioning (EP) and Boundary Value Analysis (BVA) within the Black Box Testing method through a literature review approach. The research employed a literature review method with a descriptive qualitative approach using secondary data collected from 15 national and international scientific articles published between 2022 and 2026. The analysis was conducted through the processes of identification, classification, comparison, and synthesis of previous studies discussing the implementation of EP, BVA, and their combination in various web-based information systems. The synthesis results indicate that the Equivalence Partitioning technique is more effective in improving testing efficiency by reducing the number of test cases, whereas Boundary Value Analysis is more effective in detecting validation errors at boundary values. Furthermore, the reviewed studies consistently demonstrate that combining both techniques provides more comprehensive test coverage than using either technique independently, as it achieves a balance between efficiency and effectiveness in the software testing process.