Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGOLAHAN DAN PENYAJIAN MAKANAN SEHAT DI GKAI GADING SERPONG Wahyu Irawati; Lastiar Roselyna Sitompul; Imanuel Adhitya Wulanata Chrismastianto; Ashiong Munthe; Kristin Pasaribu; Damai Yanti Manalu
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 4 No. 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v4i2.4187

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) merupakan sarana melaksanakan misi Universitas Pelita Harapan yaitu berkontribusi untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan kebudayaan berdasarkan wawasan Kristen Alkitabiah serta berpartisipasi dalam pengembangan individu dan masyarakat bagi kemuliaan Allah. Kegiatan PkM dilaksanakan di Gereja Kristen Alkitab Indonesia jalan Raya Kelapa Dua, Ruko Blitz, Blok A No. 28, Gading Serpong, Tangerang- Banten. Analisis kebutuhan berdasarkan angket menunjukkan bahwa jemaat belum memahami secara utuh bagaimana memiliki pola hidup sehat dengan harga yang terjangkau. Kondisi ekonomi jemaat yang rendah membuat jemaat lebih memilih mengkonsumsi makanan murah dan tidak sehat tanpa memperhatikan kesehatan tubuh. Tujuan dilaksanakannya PkM adalah agar jemaat mengetahui, sudah seharusnya kita menerapkan pola hidup sehat sebagai upaya menjaga tubuh yang telah diberikan oleh Allah. Melalui PkM ini, berharap jemaat dapat menerapkan pengolahan makanan sehat. Kegiatan PkM dilaksanakan pada tanggal 23 Juli 2022 dan dihadiri oleh 20 orang dengan metode ceramah demonstrasi. Berdasarkan hasil angket evaluasi dari jemaat yang hadir menunjukkan, 76,2% menyadari betapa penting sekali menjaga pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan sehat melalui materi yang telah disampaikan serta memiliki kemauan untuk menerapkannya.
Pelatihan Praktikum Kreatifitas dengan Membuat Alat Sentrifugasi Sederhana di Sekolah Lentera Harapan Gunung Moria Pingkan Imelda Wuisan; Grace Niche Agnesa Silaban; Laura Filadelfi; Dwi Pareanza Maharaja; Andreas Rambe; Wahyu Irawati
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The situational analysis revealed that students of Sekolah Lentera Harapan Gunung Moria, originating from the interior regions of Papua, generally have limited experience in using scientific laboratory equipment due to inadequate facilities and restricted access to laboratories. This gap has contributed to their low level of conceptual understanding in science learning. This Community Service Program (PkM) aimed to conduct a training workshop on constructing a simple centrifugation device designed from easily accessible materials without relying on standard laboratory equipment. The implementation methods included: (1) preparation of the centrifugation device prototype, (2) training sessions and intensive mentoring conducted by lecturers and students from the Biology Education Study Program, and (3) evaluation through interviews. The activity was integrated with the Laboratory Management course using a Project-Based Learning approach. The program was held on Thursday, April 24, 2024, at SLH Gunung Moria, Jalan Boulevard M.H. Thamrin No. 1100, Kelapa Dua, Tangerang, Banten, involving 20 students. The evaluation results indicated that the activity improved students’ understanding of centrifugation principles as well as their skills in assembling and operating the device independently. This small fan-based innovation provided contextual and practical learning experiences while fostering students’ creativity in conducting science practicum activities without laboratory facilities.