Muhammad Yuris
Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Model Quantum Learning Berbantuan Simulasi Phet untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP Materi Tekanan Yunita; Muhammad Anas; Muhammad Yuris
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 4 (2023): November 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v8i4.95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VIIID di SMP Negeri 4 Kendari dengan menerapkan model pembelajaran quantum learning berbantuan simulasi PhET pada materi Tekanan, (2) mengetahui ketuntasan belajar peserta didik kelas VIIID di SMP Negeri 4 Kendari dengan menerapkan model pembelajaran quantum learning berbantuan simulasi PhET pada materi Tekanan. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Skripsi penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar peserta didik kelas VIIID SMP Negeri 4 Kendari yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran quantum learning berbantuan simulasi PhET dimana pada siklus I diperoleh skor mulai dari 50 sampai 80 dengan skor rata-rata sebesar 73,05, pada siklus II diperoleh skor mulai dari 60 sampai 90 dengan skor rata-rata sebesar 80,56, (2) hasil belajar peserta didik kelas VIIID dapat ditingkatkan melalui model pembelajaran quantum learning berbantuan simulasi PhET pada materi Tekanan. Hal ini ditunjukkan oleh skor yang diperoleh setiap individu maupun secara klasikal mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II; dimana pada siklus I, persentase peserta didik yang sudah tuntas sebesar 55,56% dan pada siklus II, persentase peserta didik yang sudah tuntas sebesar 80,56.
Pengembangan E-Modul Fisika Model Pembelajaran INoSIT untuk Meningkatkan Kompetensi Literasi Sains Peserta Didik SMP/MTs Karnita Zaenuddin; Husein; Muhammad Yuris; Syarifuddin
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v9i1.104

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa e-modul model pembelajaran INoSIT untuk meningkatkan kompetensi literasi sains peserta didik SMP/MTs pada materi tekanan zat dan penerapannya yang memenuhi unsur valid, praktis, dan efektif dalam penggunaannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Develompent) dengan model pengembangan 4-D Thiagarajan yang terdiri atas 4 tahap yakni tahap define, design, develop, dan disseminate. E-modul diuji coba di SMPN 4 Kendari menggunakan desain one-group pretest posttest design yang melibatkan guru IPA sebagai observer. Subjek uji coba pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII-F yang berjumlah 30 orang. Data validitas e-modul diperoleh melalui validasi person oleh tiga validator, data kepraktisan melalui lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, aktivitas peserta didik, angket respon guru, dan respon peserta didik, serta data keefektivan melaui instrumen tes literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul model pembelajaran INoSIT termasuk dalam kategori valid dan reliabel. Hasil analisis n-gain pada uji terbatas terhadap kompetensi literasi sains pada indikator menjelaskan fenomena ilmiah sebesar 0,45 dengan kategori sedang. Selanjutnya, pada indikator mengevaluasi dan mendesain inkuiri ilmiah rerata n-gain sebesar 0,46 dengan kategori sedang, serta pada indikator interpretasi data dan bukti ilmiah rerata n-gain sebesar 0,5 dengan kategori sedang. Berdasarkan data tersebut, e-modul model pembelajaran INoSIT termasuk dalam kategori praktis dan efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik SMP.
Identifikasi Miskonsepsi Siswa Kelas XI pada Konsep Fluida Statis dengan Menggunakan Four-Tier Diagnostic Test di SMA Negeri 2 Kendari Asrida; Luh Sukariasih; Muhammad Yuris
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 3 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v9i3.131

Abstract

Miskonsepsi adalah suatu konsep yang tidak sesuai dengan pengertian ilmiah atau pengertian yang diterima para pakar dalam bidang itu. Mengidentifikasi miskonsepsi atau kesalahan konsep harus dilakukan sedini mungkin agar tidak menyebabkan terjadinya kesalahan konsep yang berkelanjutan pada materi-materi fisika yang lain. Penlitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran miskonsepsi siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kendari pada konsep fluida statis dengan menggunakan Four-Tier Diagnostic Test. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan subjek penelitian siswa SMA Negeri 2 Kendari kelas XI IPA 5 dan XI IPA 6 sejumlah 52. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah nilai miskonsepsi peserta didik yang diperoleh dengan memberikan tes diagnostik Four-Tier dengan jumlah 20 butir soal pilihan ganda disertai alasan yang dilengkapi dengan tingkat keyakinan peserta didik dan wawancara yang dilakukan sebagai pendukung untuk mengkonfirmasi hasil tes yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran miskonsepsi peserta didik pada konsep fluida statis diperoleh rata-rata sebesar 46,25% dengan tingkat miskonsepsi sedang. Untuk subkonsep miskonsepsi tertinggi yaitu hukum Pascal sebesar 53,3% dengan tingkat miskonsepsi sedang.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA-Fisika Peserta Didik Kelas VII2 SMPN 1 Kendari pada Materi Suhu dan Kalor Wa Ode Supianti; Muhammad Anas; Muhammad Yuris
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 10 No. 1 (2025): Edisi Januari 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v10i1.156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data dan deskripsi tentang: 1) aktivitas belajar peserta didik dan aktivitas guru di kelas VII2 SMPN 1 Kendari yang diajar dengan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi pada materi pokok suhu dan kalor;; 3) hasil belajar IPA-Fisika peserta didik kelas VII2 SMPN 1 Kendari yang diajar dengan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi pada materi pokok suhu dan kalor. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII2 SMPN 1 Kendari yang terdaftar pada semester genap tahun ajaran 2023/2024 dengan jumlah peserta didik sebanyak 32 orang peserta didik, yang terdiri dari 16 orang peserta didik perempuan dan 16 peserta didik orang laki-laki. Meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA-Fisika pokok suhu dan kalor. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dibagi menjadi dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, obeservasi, evaluasi, dan refleksi. Adapun hasil penelitian yang dilaksanakan pada 32 orang peserta didik diperoleh kesimpulan: 1) deskripsi aktivitas peserta didik melalui pembelajaran berdiferensiasi pada kegiatan siklus I sebesar 2,5 yang termasuk pada kategori cukup dan meningkat pada siklus II menjadi 3,3 yang termasuk pada kategori baik dan deskripsi aktivitas guru dengan pembelajaran berdiferensiasi meningkat dari siklus I ke siklus II, dimana skor rata-rata siklus I sebesar 2,63 pada siklus I meningkat menajadi 3,26 pada siklus II; 2) deskripsi hasil belajar IPA-Fisika peserta didik kelas VII2 SMPN 1 Kendari dengan pembelajaran berdiferensiasi peserta didik mengalami peningkatan jumlah peserta didik yang tuntas 23 peserta didik (71,88%), sedangkan peserta didik yang belum tuntas berjumlah 9 peserta didik (28,13%) dengan nilai rata-rata 79,69. Kemudian pada siklus II ini mengalami peningkatan yang sangat tinggi dibandingkan dengan siklus sebelumnya yaitu peserta didik yang sudah mencapai KKM berjumlah 28 peserta didik (87,50%), sedangkan peserta didik yang belum tuntas berjumlah 4 peserta didik (12,50%) dengan nilai rata-rata 83,75. Penelitian ini menunjukan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan hasil belajar IPA-Fisika materi suhu dan kalor pada peserta didik kelas VII2 semester genap di SMPN 1 Kendari Tahun Pelajaran 2023/2024.