Salwa, Nikmatus
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perilaku Konsumen Dalam Ekonomi Islam Salwa, Nikmatus; Said, M
Al-Mizan: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 8 No 1 (2025): Al-Mizan: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54459/almizan.v8i1.994

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui perilaku konsumen berdasarkan perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini menerapkan evaluasi mendalam melalui metode pengumpulan data sekunder, termasuk penelitian pustaka dan pencarian internet. Data diperoleh dari jurnal dan artikel yang berfokus pada perilaku konsumen. Hasil menunjukkan bahwa perilaku konsumen melibatkan tindakan dan interaksi sosial dari individu, kelompok, atau organisasi dalam mengevaluasi, memperoleh, dan menggunakan barang atau jasa melalui proses pertukaran atau pembelian. Faktor-faktor seperti budaya, sosial, pribadi, dan psikologis memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Dalam konteks ekonomi Islam, perilaku konsumen ditekankan pada komprehensivitas dan etika dalam seluruh prosesnya. Konsumen Muslim disarankan untuk menghindari gaya konsumsi yang berlebihan yang didasarkan pada hawa nafsu, karena hal ini bertentangan dengan nilai-nilai Islam dan dapat merusak kehidupan masyarakat.
Peran Ekonomi Islam Dalam Memberdayakan Ekonomi Perempuan Salwa, Nikmatus; Jalil, Abd
Al-Mizan: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 8 No 1 (2025): Al-Mizan: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54459/almizan.v8i1.995

Abstract

Pemberdayaan perempuan merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan pendapatan nasional suatu negara dan dapat mempengaruhi kemajuan negara tersebut. Untuk mendukung pernyataan tersebut, dilansir dari BPS Indonesia, jumlah penduduk perempuan di Indonesia akan mencapai 49,42 persen pada tahun 2020, yang artinya perempuan memiliki kesempatan untuk memajukan bangsa jika diberdayakan dengan baik dan tepat. Islam sebagai agama memiliki konsep ekonomi tersendiri yang kini sering diistilahkan dengan ekonomi Islam atau ekonomi Islam. Konsep ekonomi Islam berbicara tentang dua hal, pertama tentang status hukum transaksi ekonomi, dan kedua tentang siapa yang dapat melakukan transaksi tersebut. Yang menarik dari hal ini adalah sejak awal perkembangannya, Islam tidak pernah menutup ruang bagi perempuan dan laki-laki untuk berkembang di sektor ekonomi. Seperti yang dikatakan oleh istri nabi Muhammad SAW, Khadijah di mana beliau adalah seorang pedagang. Berangkat dari hal tersebut penelitian ini membahas tentang peran perempuan dalam Islam dalam upaya membangun perekonomian. Penelitian normatif merupakan penelitian kepustakaan, di mana penulis akan meneliti bahan pustaka atau data sekunder sebagai bahan dasar penelitian. Sifat penelitian ini adalah deskriptif, yaitu menggambarkan bagaimana kedudukan doktrin agama Islam dalam pemberdayaan ekonomi perempuan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi. Selanjutnya, pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan doktrinal, yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara mengkaji semua peraturan hukum Islam yang terkait dengan permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan dalam Islam diberikan ruang yang sama untuk berperan dalam perekonomian.
Jual Beli Dalam Perspektif Islam Salwa, Nikmatus; Luthfi, Ahmad
Al-Mizan: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 8 No 1 (2025): Al-Mizan: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54459/almizan.v8i1.997

Abstract

Manusia merupakan makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain dalam berbagai hal, termasuk dalam hal melakukan kegiatan ekonomi dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Manusia tidak mungkin bisa memenuhi kebutuhan hidupnya seorang diri, mengingat begitu banyak serta beragamnya kebutuhan itu sendiri. Keterbatasan manusia akan mendorong untuk berhubungan satu sama lain dalam pemenuhan kebutuhannya, baik dengan bekerja sama, melakukan tukar-menukar barang maupun dengan cara melakukan jual beli dan lain sebagainya.