Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERENCANAAN PEMANFAATAN AIRTANAH BERDASARKAN DATA GEOLISTRIK RESISTIVITAS DI DESA REMPE, KECAMATAN SETELUK KABUPATEN SUMBAWA BARAT Arif Wijaya; Alpiana; Bedy Fara Aga Matrani; Erwin Rangga Fitriawan; Erni Yustissiani; Hady Rasikhun; Isfanari
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 12 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Rempe adalah salah satu desa yang terletak di Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Desa ini terletak pada zona geologi batuan gunungapi tua. Kebutuhan airbaku untuk penduduk desa dapat dipenuhi dengan mengeksploitasi airtanah, akan tetapi membutuhkan survey geofisika untuk mengidentifikasi lapisan akuifer di daerah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lapisan akuifer menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi Schlumberger. Hasil survey kemudian digunakan untuk menyusun rencana pemanfaatan airtanah di daerah tersebut. Berdasarkan hasil survei geolistrik diinterpretasikan bahwa litologi bawah permukaan di daerah penelitian terdiri dari lapisan tanah penutup, lempung, breksi lapuk, dan breksi andesit segar. Tidak ditemukan adanya lapisan akuifer pada daerah ini, akan tetapi terdapat lapisan yang diinterpretasikan sebagai lapisan akuitar yaitu lapisan lempung dan breksi lapuk yang memiliki kedalaman berturut-turut 0,552 – 22,5 m dan 22,5 – 49,4 m. Pemanfaatan airtanah pada daerah ini direkomendasikan dengan melakukan pengeboran pada kedalaman 22,5 – 50 m di bawah permukaan setempat
IMPLEMENTATION OF PSAK 107 IN SHARIA ACCOUNTING FOR GOLD RAHN PAWN PRODUCTS AT PEGADAIAN SYARIAH IN KENDARI Tonasa, Muhamad; Nurul Imamah; Rawdatul Amanah; Alpiana
Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam Vol. 3 No. 2 (2025): DECEMBER
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/ri.v3i2.521

Abstract

This study aims to examine the implementation of PSAK 107 in gold rahn products at the Islamic pawnshop, Kendari Branch, focusing on assessing sharia accounting compliance, financial reporting transparency, and alignment with DSN–MUI Fatwa No. 26/DSN-MUI/III/2002. This research adopts a qualitative approach by integrating in-depth interviews, participatory observation, and documentation analysis of financial reports and operational practices within the pawnshop institution. The study finds that the recognition and measurement of rahn receivables and ijarah income comply with PSAK 107. However, disclosure remains limited due to centralized reporting. Differences in staff understanding and minor inconsistencies with DSN–MUI Fatwa No. 26/DSN-MUI/III/2002 indicate the need for better alignment and internalization of sharia principles. This study is limited to a single branch, which may restrict the generalizability of findings. Nevertheless, it provides important implications for improving human resource capacity, enhancing localized reporting mechanisms, and strengthening the alignment between accounting standards and sharia fatwas to improve transparency and accountability. This research contributes to the limited empirical literature on the implementation of PSAK 107 in rahn practices, particularly at the branch level, and highlights critical gaps between regulatory frameworks and operational realities in Islamic pawnshop institutions.