Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ADAPTASI DIGITAL: UPAYA MENGHIDUPKAN KEMBALI ROH MUSEUM Asril, Silvia
Warta Pariwisata Vol 20 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.477 KB) | DOI: 10.5614/wpar.2022.20.1.04

Abstract

Pandemi Covid 19 berdampak pada ditutupnya hampir seluruh wisata museum di dunia. Hal ini tentunya berimbas pada penurunan jumlah pengunjung secara signifikan. Memasuki masa pemulihan pasca pandemi, menjadi tantangan bagi semua pihak untuk menghidupkan kembali geliat wisata museum. Selain dengan penyesuaian protokol kesehatan, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan adaptasi digital agar museum lebih atraktif dan secara tidak langsung mendekatkan museum dengan masyarakat.
Pendampingan Pembuatan Paket Wisata Eco-Tainment Berbasis Kearifan Lokal di Pokdarwis Desa Wisata Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Asril, Silvia; Fedrina, Rezka; Hasan, Rinie Octaviany; Erfinda, Yosi; Yusuf, Farah Nurhaliza Arif; Setiawan, Indra; Rafael, Riza
Masyarakat Pariwisata : Journal of Community Services in Tourism Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/mp.v6i2.2185

Abstract

Desa Wisata Pulau Harapan yang terletak di kawasan Taman Nasional Kepulauan Seribu memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata bahari berbasis ekowisata. Namun, desa ini mengalami stagnasi perkembangan pariwisata yang disebabkan oleh kurangnya inovasi dalam penyusunan paket wisata, minimnya pemanfaatan kearifan lokal, serta rendahnya kapasitas manajerial pelaku wisata setempat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) melalui pendampingan penyusunan paket wisata eco-tainment berbasis kearifan lokal. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan manajerial POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling), dengan kegiatan utama berupa pelatihan, simulasi, dan evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap penyusunan paket wisata dari skor rata-rata pre-test sebesar 38 menjadi 78 pada post-test. Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan baru kepada Pokdarwis, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat secara kolaboratif untuk menciptakan model wisata berkelanjutan yang unik dan berbasis lokal. Kata kunci: Desa wisata, eco-tainment, kearifan lokal, Pulau Harapan, Kepulauan Seribu