Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan UMKM Lokal Melalui Pemanfaatan Pasar Malam Kadumekar Purwakarta Jalaludin, Jalaludin; Ulpah, Dina Mariana; Yusuf, Nawaf; Apriyadi, Anton
ADINDAMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): ADINDAMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STIE Syariah Indonesia Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37726/adindamas.v5i1.1424

Abstract

Based on the results of observations, the PKM team found several unique phenomena related to the empowerment of local MSMEs through the use of the Kadumekar night market, one of which is that Kadumekar MSMEs still have difficulty in marketing the products produced, the Kadumekar Night Market is one of the initiatives that can be utilized to empower local MSMEs, the night market is not only a place for economic transactions, but also a means of social and cultural interaction that can strengthen the community, and the Kadumekar night market is a magnet for business actors from various regions. The purpose of this PKM is to socialize the empowerment of local MSMEs through the use of the night market, so as to increase the income of local MSME players. This PKM method uses observation, socialization and discussion, monitoring and evaluation. The conclusion of this PKM is that before the socialization of MSME empowerment through the use of the night market, the average value of respondents was 27.77 (very not understanding), while after the PKM activity the average value of respondents was 83.33 points of understanding criteria. In addition, this PKM MSME actors have understood the use of the night market to increase income, methods to attract night market customers so that the products and services offered are in great demand, have known the benefits of direct interaction with night market customers, have been able to optimize the potential of the night market, have known the promotion strategy at the night market, have known the strategy for choosing the right business location to attract customers and increase sales opportunities, and have known the importance of product branding from product labels to product packaging.
Analisis Perbandingan Kemudahan Akses dan Keamanan Layanan M-Banking Bank Konvensional dan Bank Syariah Apriyadi, Anton; Sucipto, Moch. Cahyo; Muhyi, Abdul
JAMMIAH (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah) Vol 5 No 2 (2025): Jammiah (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah)
Publisher : STIE Syariah Indonesia Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37726/jammiah.v5i2.1563

Abstract

Dominasi M-Banking konvensional di Desa Kadumekar menunjukkan rendahnya preferensi terhadap M-Banking syariah, yang dipengaruhi oleh desain antarmuka yang kurang intuitif dan kenyamanan akses yang rendah. Masyarakat lebih memilih e-wallet karena dinilai lebih praktis, sehingga diperlukan evaluasi terhadap aksesibilitas dan keamanan layanan perbankan digital antara bank konvensional dan syariah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan kemudahan akses dan keamanan layanan pada Masyarakat Desa Kadumekar pengguna M-Banking Bank Konvensional dan Bank Syariah. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Kesimpulan penelitian ini perbandingan kemudahan akses pada Masyarakat Desa Kadumekar pengguna M-Banking Bank Konvensional dan Bank Syariah, berdasarkan hasil uji Mann-Whitney U-test diperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05, menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pengguna M-Banking Bank Konvensional dan Bank Syariah. Perbedaan ini mencerminkan perbedaan dalam hal fitur aplikasi, kecepatan layanan, antarmuka pengguna, atau dukungan teknis yang dirasakan oleh para pengguna. Hasil ini penting bagi bank syariah untuk meningkatkan kualitas dan kenyamanan layanan digital agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal, sejajar dengan layanan perbankan konvensional. Selanjutnya berdasarkan hasil uji statistik independent sample t-test yang menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,867 > 0,05, mengindikasikan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara pengguna M-Banking Bank Konvensional dan Bank Syariah dalam hal persepsi nasabah terhadap aspek keamanan M-Banking. Nilai signifikansi yang melebihi batas ambang 0,05 memperkuat penerimaan terhadap hipotesis nol, yang berarti bahwa nasabah bank konvensional dan bank syariah cenderung memiliki persepsi yang sama mengenai tingkat keamanan layanan M-Banking yang digunakan.