Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN TERAPI RENDAM KAKI AIR HANGAT PADA LANSIA HIPERTENSI DENGAN MASALAH GANGGUAN POLA TIDUR : STUDI KASUS I Gede Restawan; Yulisti Ewagola; Yulian Heiwer Matongkai
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi STIKes BK Palu
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan diastolik lebih dari 90 mmHg adalah tanda hipertensi. Salah satu terapi yang dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas tidur lansia dengan hipertensi adalah terapi rendam kaki dengan air hangat, yang memberikan efek relaksasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan dalam penerapan terapi rendam kaki dengan air hangat terhadap peningkatan kualitas tidur pada lansia yang mengalami hipertensi. Metode Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui Wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik, instrumen yang digunakan berupa SOP terapi rendam kaki dengan air hangat dan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil pengkajian menunjukkan adanya masalah gangguan pola tidur dengan tanda dan gejala yang teridentifikasi dalam Standar Diagnostik dan Klasifikasi Indonesia (SDKI). Intervensi yang diberikan terdiri dari 14 langkah sesuai dengan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI) dengan kombinasi terapi rendam air kaki air hangat. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai PSQI dari 12 (gangguan kualitas tidur sedang) turun menjadi 6 (gangguan kualitas tidur ringan). Kesimpulan bahwa asuhan keperawatan dengan kombinasi terapi rendam kaki dengan air hangat yang dilakukan selama 5 hari berhasil mengatasi masalah gangguan pola tidur pada lansia dengan hipertensi.
TELENURSING-BASED HEALTH EDUCATION VIA WHATSAPP GROUP FOR ELDERLY WITH HYPERTENSION I Gede Restawan; Ni Luh Emilia; Yulisti Ewagola; A'an Greysia Mewalo; Angrifa Yuliani Tangkeda; Zahrotusholihah
Journal of Islamic Nursing Vol 10 No 2 (2025): Journal of Islamic Nursing
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/join.v10i2.62755

Abstract

One of the most prevalent chronic conditions among the elderly is hypertension, which raises the risk of cardiovascular problems. Using communication tools like WhatsApp groups, telenursing can enhance blood pressure control and health literacy. This study shows how older people with hypertension and knowledge are affected by health education through telenursing via WhatsApp groups. A pretest-posttest control group was included in the quasi-experimental study design. Elderly individuals with hypertension who were split into intervention and control groups made up the sample. The intervention group received health education via WhatsApp, whereas the control group received normal education at a health institution. Parametric statistical tests were used to assess knowledge, systolic, and diastolic blood pressure data at a significance level of p<0.05. The findings demonstrated that the intervention group's knowledge had significantly increased (from 6.39±1.32 to 12.14±1.35, p<0.001) in contrast to the control group (from 6.57±1.43 to 9.18±2.02, p<0.001). The intervention group experienced a significant decrease in systolic blood pressure (154.36±9.07 to 127.86±10.69 mmHg, p<0.001) compared to the control group (158.57±18.36 to 144.89±18.67 mmHg, p<0.001). The decrease in diastolic blood pressure was significant in both groups, but not significant between groups (p=0.387). Conclusion: WhatsApp group-based telenursing improves knowledge and reduces systolic blood pressure in elderly with hypertension. This technique is recommended for further research and community support with longer intervention durations, as well as for cost-effectiveness analyses.