Limbah makanan (food waste) merupakan masalah global yang secara langsung mempengaruhi keberlanjutan lingkungan, stabilitas ekonomi, dan ketahanan pangan. Limbah makanan bertentangan langsung dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2 dari PBB(Zero Hunger), karena pembuangan makanan layak konsumsi mengurangi sumber daya yang seharusnya dapat digunakan untuk mengatasi kelaparan di dunia. Tujuan utama penelitian ini adalah mengidentifikasi skala, penyebab utama, serta faktor-faktor lain yang dapat menyebabkan terjadinya limbah makanan di kalangan mahasiswa dan pihak vendor BINUS @Bekasi, serta menawarkan strategi penanganan yang efektif untuk meningkatkan efisiensi sumber daya dan mendukung keberlanjutan lingkungan. Data diperoleh melalui pendekatan mixed method, yaitu wawancara mendalam dengan para vendor, observasi secara langsung, serta survei kuesioner yang didistribusikan kepada 103 responden mahasiswa di BINUS @Bekasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah makanan masih terjadi akibat ketidaksesuaian porsi dan pilihan makanan, meskipun kesadaran mahasiswa BINUS @Bekasi terhadap pentingnya menghabiskan makanan sudah terbentuk. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi edukasi berkelanjutan dan penyediaan fasilitas pengelolaan sisa makanan sangat diperlukan untuk mengatasi limbah makanan yang masih terjadi untuk mendukung ketahanan pangan di lingkungan kampus BINUS @Bekasi.