Akbar, Moch. Ramli
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Meningkatkan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini dengan Cerita Rakyat di PAUD Dharul Hikmah Hendri, Wiwik Ning; Akbar, Moch. Ramli; Anggraini, Henni
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2335

Abstract

Penelitian ini berguna untuk meningkatkan perkembangan bahasa anak usia dini melalui metode bercerita berbasis cerita rakyat di PAUD Dharul Hikmah. Pendekatan yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart. Maka penelitian dilakukan dalam tiga siklus,  masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa PAUD Dharul Hikmah berusia 4–5 tahun berjumlah 16 anak. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan unjuk kerja perkembangan bahasa dengan indikator sesuai capaian perkembangan bahasa dalam Permendikbud No. 137 Tahun 2014 dan Kurikulum Merdeka. Teknik pengumpulan data adalah observasi, dokumentasi, dan penilaian unjuk kerja. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan penerapan metode bercerita menggunakan cerita rakyat, disertai properti visual, pengeras suara, dan gaya cerita yang ekspresif serta teatrikal, mampu meningkatkan perkembangan bahasa anak. Mereka menjadi lebih fokus, aktif bertanya dan menjawab, serta mampu menceritakan kembali isi cerita dengan bahasa mereka sendiri. Dengan demikian, metode bercerita berbasis cerita rakyat terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak usia dini.
Strategi Guru untuk Meningkatkan Motorik Halus dan Sosial Emosional Melalui Kegiatan Meronce Anak 4-5 Tahun Sepnikasari, Atik; Akbar, Moch. Ramli; Emmanuel H, Sarah
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2589

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik halus dan sosial emosional anak pada anak usia 4-5 tahun di TK Dharma Wanita Pucangsongo. Tujuan utama penelitian ini untuk mendiskripsikan strategi guru guna meningkatkan kedua aspek tersebut melalui aktivitas meronce. Metode digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan model Kemmis dan Mc Tanggart (2014) yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 20 anak usia 4-5 tahun yang terlibat dalam kegiatan meronce. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan penilaian unjuk kerja berdasarkan indikator perkembangan anak usia dini sesuai Permendikbud No. 137 Tahun 2014. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus dan sosial emosional anak pada setiap silkus. Strategi guru melalui kegiatan meronce terbukti efektif dalam mengoptimalkan perkembangan anak motorik halus dan sosial emosional anak usia dini.
Pramuka Prasiaga Meningkatkan Kemampuan Kesiapsiagaan Bencana Anak Usia Dini di TK MNU 14 Dewi Sartika Sari, Della Mareta; Wijayanti, Rina; Akbar, Moch. Ramli
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kesiapsiagaan bencana pada anak usia dini melalui kegiatan Pramuka Prasiaga di TK MNU 14 Dewi Sartika, Kabupaten Malang. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 16 anak kelas B yang meliputi 12 anak perempuan dan 4 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif terhadap aktivitas dan perilaku anak selama kegiatan Pramuka Prasiaga. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan kesiapsiagaan bencana anak. Indikator pengetahuan meningkat dari 30% pada kondisi awal menjadi 80% pada akhir siklus, sedangkan indikator keterampilan meningkat dari 30% menjadi 81%. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka Prasiaga efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kesiapsiagaan bencana pada anak usia dini.