Ibrahim Baso, Andi Hadi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Komunikasi Instruktif Nabi Muhammad SAW. Dalam Hadis: Landasan Dakwah Partisipatif bagi Pengembangan Masyarakat Islam Kontemporer Ibrahim Baso, Andi Hadi; Nasir, St. Magfirah; Ilyas, Abustani
Jurnal Berita Sosial Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/beritasosial.v10i1.59652

Abstract

This study examines how the instructive communication of the Prophet Muhammad ﷺ recorded in the hadith can serve as a strategic model for participatory da'wah in the contemporary era, particularly from the perspective of Islamic Community Development. The Prophet's communicative principles educational, persuasive, dialogic, and humanistic hold significant relevance to the challenges of modern da'wah, which demand a more inclusive and transformative approach. Using a literature review method, this study explores the communicative values of the Prophet in authentic hadith and connects them to the principles of social participation that characterize the field of Islamic Community Development. The results of the study indicate that the Prophet's instructive communication emphasized active participation, respect for local culture, and empowerment of the community, all of which are key aspects in the process of sustainable Islamic community development.
Model Etika Governance Jurnalistik Dakwah di Era Society 5.0 Ibrahim Baso, Andi Hadi; Anshar, Muhammad; Haeruddin
PILAR Vol. 16 No. 2 (2025): JURNAL PILAR, DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jxbknj77

Abstract

Penelitian ini membahas perumusan model etika governance jurnalistik dakwah di era Society 5.0, suatu fase perkembangan masyarakat yang menempatkan teknologi cerdas seperti kecerdasan buatan, big data, dan Internet of Things sebagai instrumen utama dengan manusia sebagai pusat orientasi. Transformasi digital ini membawa implikasi signifikan terhadap pola produksi, distribusi, dan konsumsi informasi keagamaan. Melalui kajian pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengidentifikasi bahwa banjir informasi, algoritmisasi konten, serta rendahnya verifikasi pesan keagamaan menjadi tantangan krusial dalam praktik jurnalistik dakwah modern. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai etika Islam shidq, amanah, tabligh, fathonah, istiqamah, dan maslahah dalam digital governance menjadi fondasi penting untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kredibilitas media dakwah digital. Penelitian ini menghasilkan model tata kelola yang mencakup lima dimensi utama: struktur kelembagaan media, produksi dan distribusi konten, kompetensi jurnalis dakwah, konsistensi moral, dan orientasi kemaslahatan. Model ini menegaskan perlunya sinergi antara lembaga dakwah, jurnalis, akademisi, pemerintah, dan publik digital untuk membangun ekosistem media dakwah yang profesional, moderat, dan berkeadaban. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan komunikasi Islam serta penguatan praktik dakwah di era teknologi cerdas.