Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sustainability Principles of Arabic Language Curriculum Design: Contextual and Cultural, Flexibility Principles, Evaluation and Feedback Principles Rahmat, Nurkhalish; Syafei, Isop
Gunung Djati Conference Series Vol. 55 No. 1 (2025): International Conference on Language Learning and Literature (ICL3)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Arabic language curriculum plays a crucial role in building a well-planned and relevant learning process. An effective curriculum design must be based on fundamental principles that support the success of learning, including relevance, integration, balance, flexibility, and sustainability. The principle of relevance highlights the need for a curriculum that aligns with students' needs and their social contexts, whether in religious, educational, or career aspects. Integration requires the combination of language skills and linguistic components, while balance ensures the appropriate proportion between theory and practice. Flexibility allows the curriculum to adapt to changing times and the diverse characteristics of students. The principle of sustainability demands that the curriculum be adaptive, proactive, and visionary, in line with social development, technological advancement, and the ongoing process of globalization. Therefore, sustainability is essential in the development of the Arabic language curriculum and in creating an educational system that is both enduring and competitive in the 21st century.
Pergeseran Makna Kosakata Serapan Bahasa Arab Non-Keagamaan dalam Bahasa Jawa: Analisis Semantik Komparatif Nurfalah, Fauzan; Ridwan, Rayhan Muhamad; Rahmat, Nurkhalish; Akmaliyah, Akmaliyah
‘A Jamiy : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 14, No 2 (2025): Kajian Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/ajamiy.14.2.622-635.2025

Abstract

Penelitian ini mengkaji pergeseran makna kosakata serapan bahasa Arab non-keagamaan dalam bahasa Jawa melalui pendekatan kualitatif deskriptif-komparatif. Data dikumpulkan dari kamus bilingual dan literatur linguistik, menghasilkan 85 kosakata Arab yang digunakan dalam bahasa Jawa, di mana 40% mengalami pergeseran makna signifikan. Analisis menunjukkan empat tipe utama perubahan semantik: perluasan, penyempitan, metaforisasi, dan generalisasi. Kata seperti ikhlas dan nikmat menunjukkan peralihan makna dari spiritual ke sosial, sedangkan kabar mengalami penyempitan menjadi makna personal. Faktor sosial-budaya seperti sistem unggah-ungguh basa dan lamanya kontak bahasa menjadi penentu utama pergeseran makna, diikuti penyesuaian fonologis dan morfologis. Hasil penelitian ini memperkuat teori semantik lintas budaya bahwa makna kata merupakan produk adaptasi sosial dan budaya. Studi ini berkontribusi pada pengembangan kajian semantik dan leksikografi Arab–Jawa serta merekomendasikan penelitian lanjutan berbasis korpus atau lapangan untuk mengonfirmasi variasi makna dalam praktik bahasa nyata.