Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mitigasi Bencana Melalui Program Pemantauan Air Berbasis Aplikasi Seluler di Thailand Selatan: Disaster Mitigation through Mobile Application-Based Water Monitoring Program in Southern Thailand Safran Efendi; Nurhamidah Gajah; Sutan Siregar; Rahmat Haris Saputra Harahap
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.7525

Abstract

Wilayah Thailand Selatan secara geografis rentan terhadap bencana banjir yang terjadi secara berkala akibat curah hujan tinggi dan perubahan iklim global. Keterbatasan sistem pemantauan dini serta rendahnya literasi kebencanaan masyarakat memperbesar risiko yang ditimbulkan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mitigasi bencana melalui program pemantauan air berbasis aplikasi mobile. Program ini mencakup pemasangan sensor ketinggian air berbasis Internet of Things (IoT) di wilayah rawan banjir dan pelatihan penggunaan aplikasi monitoring yang dikembangkan secara partisipatif. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat menerima peringatan dini, melaporkan kondisi lapangan secara real-time, serta mengakses informasi penting terkait penanganan bencana. Kegiatan ini juga melibatkan pemerintah lokal dan pemangku kepentingan terkait guna menjamin keberlanjutan program. Hasil awal menunjukkan peningkatan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko banjir. Program ini diharapkan dapat menjadi model yang dapat direplikasi di wilayah rawan bencana lainnya di Thailand dan Asia Tenggara
Peningkatan Rumah Desa Sehat sebagai Pusat Konvergensi dalam Percepatan Penanganan Stunting di Kabupaten Mandailing Natal Irman Puansah; Darman Syah Pulungan; Rahmat Haris Saputra Harahap; Wina Sifa Hani Gultom
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v6i1.9361

Abstract

The high prevalence of stunting in Mandailing Natal Regency, despite showing a declining trend in recent years, is still above the national target, thus requiring acceleration efforts through a convergence approach at the village level. This study aims to analyze the effectiveness of the implementation of Healthy Village Houses (RDS) as a center for the convergence of stunting handling acceleration, identify supporting and inhibiting factors, and formulate strategies to strengthen the RDS institution. The research used a qualitative descriptive method with data collection techniques including in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies involving local government, village government, health workers, Human Development Cadres (KPM), and posyandu cadres. Data analysis was performed using the Miles & Huberman interactive model through the stages of data condensation, data presentation, and drawing conclusions. The results show that RDS functions as a multisectoral coordination platform, a nutrition education center, as well as a space for integrating various health services such as integrated posyandu and child growth and development monitoring. However, its implementation has not been optimal due to limited budget allocation, low human resource capacity, weak institutional documentation, and low community participation. The study concludes that strengthening RDS requires specific budget support, clear institutional regulations, capacity building for cadres, more intensive integration with health centers, and improving community nutrition literacy. Optimizing RDS is crucial to accelerate the reduction of stunting rates and strengthen village-based health governance.