Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Pembangunan Berdasarkan Ekosistem dan Lingkungan Hidup Problematika Sains Modern Perkembangan Sains Serta Rekonstruksi Iptek Berbasis Agama Sosial dan Budaya Rustamana, Agus; Nabilla, Zahra; Irawan, Al Fathir; Pratama, Bagas; Srirahayu, Dewi; Athallah, Tirta Dhia
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i8.3432

Abstract

Makalah ini membahas konsep pembangunan berkelanjutan berbasis ekosistem dan lingkungan hidup, problematika yang timbul dari perkembangan sains modern dalam kaitannya dengan aspek sosial, budaya, dan lingkungan, serta strategi rekonstruksi ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) berbasis agama, sosial, dan budaya. Pembangunan yang mengabaikan keseimbangan ekosistem sering menyebabkan kerusakan lingkungan, ketimpangan sosial, dan krisis spiritual. Studi ini menggunakan metode studi literatur dan kajian pustaka untuk menganalisis hubungan antara pembangunan, sains modern, dan nilai-nilai kearifan lokal serta agama. Hasil penelitian menegaskan bahwa perkembangan IPTEK harus mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dengan nilai-nilai sosial budaya dan spiritual agar pembangunan dapat berjalan berkelanjutan tanpa merusak sumber daya alam dan menghilangkan jati diri masyarakat. Rekomendasi strategis diberikan untuk mengatasi dampak negatif sains modern dan menciptakan pembangunan yang harmonis antara kemajuan teknologi dan pelestarian nilai sosial-lingkungan
Designing an Urban Environmental Management Model toward a Sustainable Global Smart City Sari, Eliana; Seta, Ananto Kusuma; Atmanto, Dwi; Madhakomala; Yatimah, Durotul; Mulyadi, Muhammad; Purwoko, Dwi; Dwiputri, Luthfi Jusniar; Nabilla, Zahra
Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jgg.151.05

Abstract

This study examines the low level of adolescent participation in utilizing technology-based public services in the Special Capital Region of Jakarta (DKJ), despite the implementation of the Jakarta Smart City (JSC) initiative since 2014. Limited engagement among young citizens indicates a gap between smart city development and public education effectiveness, particularly in fostering smart people for sustainable urban governance. The study employs a Research and Development (R&D) approach based on the Gall, Gall, and Borg framework. The unit of analysis consists of adolescents aged 10–19 years residing in Pulo Gadung District, East Jakarta. A proportional random sampling technique was applied, yielding 397 respondents from a target population of 43,760 adolescents. Data were analyzed using descriptive statistics and Structural Equation Modeling (SEM) with WarpPLS to examine the relationships among smart city maturity, public education management, and adolescent participation. The study develops and validates a smart city maturity measurement instrument, a public education management instrument, and an urban environmental management model oriented toward a sustainable global smart city. Additionally, training modules and Training of Trainers (TOT) programs based on the smart people concept are produced to strengthen youth engagement. This research contributes by providing empirically grounded instruments and models to support evidence-based policies and enhance adolescent participation in smart city ecosystems.