Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemeriksaan Tekanan Darah dan Edukasi Hipertensi pada Masyarakat Lingkungan Bontopanno Kabupaten Gowa Jannah, St. Nurfatul; Nasrullah, Nasrullah; Tawil, Selviana; Hidayat, Rahmat; Rismanuddin, Rismanuddin
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i03.445

Abstract

Hipertensi merupakan suatu kondisi medis di mana tekanan darah dalam arteri berada di atas ambang normal secara terus-menerus. Hipertensi dapat menimbulkan komplikasi serius seperti kerusakan pada jantung, pecahnya pembuluh darah, penyumbatan arteri yang berpotensi menyebabkan stroke, dan gangguan ginjal yang dapat berujung pada gagal ginjal. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan berupa pemeriksaan tekanan darah menggunakan alat sphygmomanometer dan stethoscope, kemudian dilanjutkan dengan pemberian edukasi secara langsung melalui metode ceramah, tanya jawab, serta diskusi mengenai hipertensi. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 8 Maret 2025 di Lingkungan Bontopanno, Kelurahan Tamaona, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa. Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebagian besar peserta telah masuk dalam kategori hipertensi, bahkan beberapa di antaranya sudah mengalami komplikasi seperti stroke. Masyarakat diberikan materi mengenai hipertensi, faktor penyebab, upaya pencegahan, penanganan, serta tips menjaga pola makan dan gaya hidup agar terhindar dari komplikasi yang tidak diinginkan. Ada beberpa kendala selama proses pemberian edukasi, salah satunya adalah perbedaan bahasa sehingga perlu dilakukan pengulangan materi. Setelah edukasi diberikan, masyarakat menunjukkan pemahaman dan berkomitmen untuk menerapkan informasi yang telah disampaikan. Berdasarkan hal tersebut, edukasi kesehatan yang menekankan pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara rutin sangat diperlukan untuk memantau kondisi tekanan darah masyarakat. Selain itu, pemberian edukasi kesehatan terbukti mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi
IMPLEMENTASI PSIKOTERAPI QUR’ANI DALAM MENANGGULANGI PROBLEMATIKA PORNOGRAFI DI ERA DIGITAL Rismanuddin, Rismanuddin; Hude, M. Darwis; Iskandar, Syahrullah
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 8, No 4 (2025): PeTeKa : Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v8i4.1208-1224

Abstract

Fenomena pornografi pada era digital telah menjadi persoalan serius yang berdampak luas, khususnya bagi generasi muda. Akses yang mudah melalui internet dan media digital menjadikan pornografi sebagai bentuk adiksi yang menyerupai narkotika, dengan konsekuensi kerusakan psikologis, sosial, dan moral. Penelitian ini bertujuan menganalisis problematika pornografi dan menawarkan solusi melalui pendekatan psikoterapi Qur’ani. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis tematik terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan dengan isu pengendalian diri, moralitas, dan pemeliharaan kehormatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pornografi berdampak negatif terhadap fungsi otak, terutama prefrontal cortex, yang berimplikasi pada gangguan pengendalian diri, hilangnya konsentrasi, dan penurunan motivasi hidup. Al-Qur’an memberikan respon komprehensif melalui perintah menundukkan pandangan, menjaga kemaluan, serta menjauhi zina. Selain itu, strategi aktualisasi Al-Qur’an dalam konteks modern dapat diwujudkan melalui penguatan ibadah, dzikir, pendidikan keluarga, dan pengawasan sosial. Secara struktural, regulasi hukum diperlukan untuk membatasi peredaran pornografi, sementara secara kultural diperlukan pembentukan budaya anti-pornografi melalui pendidikan moral sejak dini. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan integratif yang memadukan dimensi spiritual, psikologis, sosial, dan hukum dalam mengatasi dampak pornografi di era globalisasi