Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN TEORI TEORI KRIMINOLOGI DALAM SISTEM KONTROL SOSIAL Achmad Faried; Hudi Yusuf
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Mei (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan cepat di lingkungan perkotaan memberikan efek besar pada meningkatnya angka kejahatan dan kerumitan sosial. Tulisan ini membahas penerapan berbagai teori kriminologi dalam sistem pengawasan sosial dengan mengandalkan empat pendekatan utama: Teori Strain, Teori Labeling, Teori Kontrol Sosial, dan Teori Pembelajaran Diferensial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sumber kejahatan dalam lingkungan perkotaan, menyoroti hubungan antara teori-teori kriminologi dan peristiwa tersebut, serta menilai seberapa efektif penerapannya dalam sistem kontrol sosial yang formal maupun informal. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, ditemukan bahwa meski teori-teori ini memberikan landasan teoritis yang menyeluruh, pelaksanaannya sering kali terhalang oleh faktor struktural, stigma sosial, kelemahan institusi sosial, dan keterbatasan dalam sumber daya. Dengan demikian, penggabungan pendekatan teori dengan kebijakan publik yang berorientasi pada keadilan sosial dan pendekatan restoratif menjadi langkah krusial dalam membangun kontrol sosial yang efisien dan berkelanjutan.
KEKERASAN REMAJA DI LINGKUNGAN SEKOLAH: KAJIAN KRIMINOLOGIS TERHADAP PENYEBAB, PROSES, DAN STRATEGI PENCEGAHAN Achmad Faried; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan remaja di lingkungan sekolah merupakan fenomena sosial yang kompleks dan multidimensional, melibatkan faktor internal seperti kondisi psikologis dan kontrol diri, serta faktor eksternal seperti keluarga, lingkungan sosial, media, dan budaya sekolah. Bentuk kekerasan yang terjadi meliputi bullying fisik, verbal, hingga kekerasan psikologis yang memiliki dampak serius terhadap perkembangan mental, sosial, dan akademik peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka, dengan mengkaji literatur akademik, laporan lembaga resmi, dan regulasi yang relevan. Analisis dilakukan dengan perspektif kriminologis menggunakan teori Diferensiasi Asosiasi, Teori Kontrol Sosial, dan Teori Labeling untuk memahami akar penyebab, mekanisme terjadinya, serta strategi pencegahan kekerasan remaja di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku kekerasan terbentuk melalui proses belajar sosial yang negatif, lemahnya ikatan sosial dengan norma, serta penguatan identitas menyimpang akibat pelabelan. Strategi pencegahan yang efektif meliputi pendidikan karakter berbasis kurikulum, pelibatan aktif orang tua, pembentukan Satgas Anti-Kekerasan, peningkatan literasi digital, dan penerapan pendekatan rehabilitatif seperti bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.