Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KRIMINOLOGI LINGKUNGAN DAN UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP: STUDI KASUS PAGAR LAUT DI TANGERANG Wine Firza Wibowo; Hudi Yusuf
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Mei (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena pemasangan pagar laut di wilayah pesisir Tangerang sejak 2016 menimbulkan kontroversi yang kompleks, tidak hanya dalam konteks perizinan administratif, tetapi juga dalam bingkai kejahatan lingkungan struktural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis praktik reklamasi dan pemagaran wilayah pesisir yang dilakukan tanpa Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan tanpa partisipasi masyarakat terdampak. Temuan menunjukkan bahwa pagar laut tidak hanya merusak ekosistem mangrove dan mengganggu keseimbangan ekologi laut, tetapi juga menghambat akses nelayan terhadap wilayah tangkapan tradisional, sehingga memicu krisis sosial-ekonomi dan memarjinalkan komunitas pesisir. Dalam kerangka green criminology, praktik ini dikategorikan sebagai corporate environmental crime yang terjadi karena kolusi atau kelalaian negara dalam melindungi hak-hak ekologis warganya. Penelitian ini menyoroti pentingnya keadilan ekologis dan partisipasi masyarakat dalam setiap proses pembangunan, serta mendorong reformasi kebijakan lingkungan yang lebih inklusif dan akuntabel. Hasil studi menegaskan bahwa kejahatan lingkungan harus dipahami bukan hanya sebagai pelanggaran hukum formal, tetapi juga sebagai bentuk ketidakadilan struktural yang menuntut intervensi multidisipliner untuk mewujudkan keberlanjutan dan keadilan sosial di kawasan pesisir.
Perspektif Hukum Dan Psikologi Dalam Kasus Pembunuhan Yang Dilakukan Oleh Perempuan (Studi Kasus Pembunuhan Sadis Di Banjar) Wine Firza Wibowo; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus pembunuhan sadis yang terjadi di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, pada tanggal 16 Juli 2025, telah menyita perhatian publik. Seorang istri berinisial FT (28) tega menghabisi nyawa suaminya berinisial DI (34) dengan cara yang sangat sadis, yaitu menggorok kepala suaminya hingga putus. Kasus ini menjadi lebih kompleks karena FT tidak melakukannya seorang diri, melainkan dibantu oleh kakak kandungnya, PP. Motif pembunuhan ini terungkap sebagai cemburu dan sakit hati yang dipicu oleh kekerasan yang dilakukan korban terhadap anak pelaku. Kasus pembunuhan ini terjadi dalam konteks rumah tangga yang tidak harmonis. Korban dan pelaku baru menikah sekitar satu bulan sebelum kejadian, dan terdapat riwayat kekerasan dalam rumah tangga. Korban diketahui telah melakukan kekerasan terhadap anak pelaku dengan membuangnya ke sungai. Kejadian ini memicu kemarahan dan sakit hati pada pelaku, yang akhirnya berujung pada pembunuhan sadis tersebut. Barang bukti yang diamankan di antaranya dua senjata tajam, parang sepanjang 60 cm yang digunakan istri (Pelaku) serta senjata tajam jenis belati sepanjang 45 cm yang digunakan kakak ipar (Pelaku). Keduanya kini terancam Pasal 338 subsider 170 ayat (2) ke 3e, dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus pembunuhan sadis yang dilakukan oleh FT dan PP, serta untuk mengetahui motif dan kronologi kejadian.