Abstract: This study aims to: 1) determine how differentiated learning helps overcome reading barriers among Phase B students (Grades III and IV) at SDN 6 Kotaraja, and 2) examine whether the use of interactive videos can increase reading interest among Phase B students (Grades III and IV) at SDN 6 Kotaraja. This research is a qualitative study using a descriptive method with 15 students and 2 classroom teachers as research subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the implementation of differentiated learning helped teachers adjust learning strategies to meet students’ needs and reading ability levels. Through this strategy, students with reading barriers had the opportunity to learn in more suitable ways, thereby minimizing those barriers. Furthermore, the use of interactive videos had a positive impact on increasing students’ reading interest. Thus, the implementation of differentiated learning assisted by interactive videos is feasible to apply, as it can improve students’ reading interest while also contributing to reducing reading barriers among Phase B students at SDN 6 Kotaraja. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui bagaimana pembelajaran berdiferensiasi dalam mengatasi hambatan membaca pada siswa fase B (kelas III dan IV) di SDN 6 Kotaraja, 2) Untuk mengetahui apakah penggunaan video interaktif dapat meningkatkan minat baca siswa fase B (kelas III dan IV) di SDN 6 Kotaraja. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 15 siswa dan 2 guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi membantu guru menyesuaikan strategi pembelajaran dengan kebutuhan serta tingkat kemampuan membaca siswa. Melalui strategi ini, siswa dengan hambatan membaca memperoleh kesempatan untuk belajar dengan cara yang lebih sesuai, sehingga hambatan tersebut dapat diminimalisasi. Lebih lanjut, penggunaan video interaktif memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan minat baca siswa. Dengan demikian, penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbantuan video interaktif layak diterapkan karena mampu meningkatkan minat baca siswa, sekaligus memberikan kontribusi dalam mengurangi hambatan membaca pada siswa fase B SDN 6 Kotaraja.