Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Koperasi Syariah Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Tiganderket, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo Sima, Dwi; Donita, Zahra Zeta; Tasya, Azura; Agustina Siregar, Rizka Putri; Permata , Cahaya
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.5367

Abstract

Pengabdian masyarakat adalah wadah yang disediakan sebagai penyaluran ilmu yang nantinya dapat digunakan oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan tujuan khusus yang wajib dilaksanakan dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara dengan tujuan mensejahterakan masyarakat. Sejalan dengan kegiatan ini Mahasiswa/i melakukan penyuluhan hukum yang bertujuan untuk mengoptimakan lembaga koperasi syariah di Desa Tiganderket, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo. Perkembangan koperasi syariah yang tidak merata berdampak pada masyarakat Tiganderket yang melakukan pinjam meminjam, berinvestasi dan lainnya dengan bekerja sama pada bank-bank konvensional dan lembaga yang tidak berlandaskan prinsip syariah. Koperasi syariah adalah sebuah lembaga yang bertujuan untuk memberikan fasilitas keuangan dengan prinsip syariah untuk meningkatkan perekonomian setiap orang. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini ialah Pendekatan Kualitatif Deskriptif. Dengan kesimpulan bahwa mengoptimalkan koperasi syariah dapat dilakukan dengan memaksimalkan beberapa strategi dengan sasaran seperti meningkatkan mutu SDM, regulasi, financing, teknologi, manajemen dan pendukung lainnya.
Analysis of the Uncertainty of Basic Wages in the Employment Agreement of PT X from the Perspective of Law No. 13 of 2003 on Manpower and DSN-MUI Fatwa No. 112/DSN-MUI/IX/2017 Sima, Dwi; Sahliah, Sahliah
LEGAL BRIEF Vol. 14 No. 3 (2025): August: Law Science and Field
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An employment agreement is a legal instrument that underlies the bond between workers and employers, encompassing the rights and responsibilities of each party. One of the essential elements of the agreement is the basic wage, which serves as the foundation for calculating various wage components. Ambiguity in stipulating the basic wage often leads to negative effects, with serious implications for legal protection and legal certainty for workers. This research aims to examine the issue of ambiguity in determining the salary or basic wage in employment contracts at PT X, using the perspective of Law No. 13 of 2003 on Manpower and Fatwa No. 112/DSN-MUI/IX/2017. To complete this study, the author applies a normative juridical research method. The findings reveal that the absence of a detailed basic wage in the employment contract at PT X contradicts the provisions of Article 54 paragraph (1) letter e of Law No. 13 of 2003 on Manpower, as well as the principle of clarity of ujrah (wages) in an ijarah contract. Therefore, it is necessary to revise PT X’s employment contracts by specifying the basic wage components in detail and explicitly, as a form of legal certainty and legal protection for employees, in accordance with applicable legal regulations and sharia values