Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Fungsi Pengawasan DPRD Terhadap Pemerintah Daerah Dalam UUD Sebelum Reformasi Dan UUD Sesudah Reformasi Hutabarat, Cintya Lolita; Banjarnahor, Daulat Nathanael
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20634

Abstract

Riset ini bertujuan untuk menganalisis perubahan fungsi pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terhadap pemerintah daerah sebelum dan sesudah reformasi konstitusi di Indonesia. Sebelum reformasi, fungsi DPRD lebih bersifat simbolik dan terbatas karena kuatnya dominasi pemerintah pusat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 sebelum diamandemen. Namun, pasca reformasi, terjadi pergeseran signifikan dalam sistem ketatanegaraan, termasuk dalam hubungan antara DPRD dan pemerintah daerah. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif serta analisis komparatif terhadap peraturan perundang-undangan sebelum dan setelah reformasi, penelitian ini mengungkap bahwa fungsi pengawasan DPRD telah berkembang dan diperkuat. Saat ini, DPRD memegang peranan penting dalam mengawasi kebijakan pemerintah daerah melalui pelaksanaan hak interpelasi, hak angket, dan hak menyatakan pendapat. Perubahan ini mencerminkan semangat demokratisasi dan desentralisasi pemerintahan daerah. Riset ini menyimpulkan bahwa Amandemen konstitusi telah membuka peluang yang lebih luas bagi DPRD untuk melaksanakan fungsi pengawasannya, yang bertujuan mendorong terciptanya akuntabilitas dan transparansi dalam pelaksanaan pemerintahan di tingkat daerah.
Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning terhadap Pemahaman Konsep Pendidikan Kewarganegaraan Siswa Kelas XI SMA Swasta Teladan Pematangsiantar Dumayanti Sihombing, Sabar; Padang, Juli Herawati; Christin, Desi; Hutabarat, Cintya Lolita; Sihombing, Wulandari; Siahaan, Indah Sagita; Hutahaean, Nova Carlina; Samosir, Rachel Larasati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4513

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di jenjang sekolah menengah masih cenderung berorientasi tekstual sehingga pemahaman konsep siswa terhadap materi kewarganegaraan yang kompleks belum berkembang secara optimal. Kondisi tersebut menuntut penerapan strategi pembelajaran yang mampu mengaitkan materi ajar dengan konteks kehidupan nyata siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap pemahaman konsep Pendidikan Kewarganegaraan siswa kelas XI di SMA Swasta Teladan Pematangsiantar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental tipe One-Group Pretest–Posttest yang dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian terdiri atas 32 siswa kelas XI Fase F Kurikulum Merdeka yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes pemahaman konsep dan dianalisis melalui uji Paired Sample T-Test serta Normalized Gain (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan capaian pemahaman konsep antara pengukuran awal dan akhir setelah penerapan model CTL, dengan tingkat peningkatan berada pada kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran kontekstual berkontribusi dalam memperkuat pemahaman konsep Pendidikan Kewarganegaraan siswa pada jenjang sekolah menengah. Penelitian ini memberikan implikasi empiris bagi pengembangan strategi pembelajaran PKn yang lebih kontekstual dan adaptif sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka.