Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di jenjang sekolah menengah masih cenderung berorientasi tekstual sehingga pemahaman konsep siswa terhadap materi kewarganegaraan yang kompleks belum berkembang secara optimal. Kondisi tersebut menuntut penerapan strategi pembelajaran yang mampu mengaitkan materi ajar dengan konteks kehidupan nyata siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap pemahaman konsep Pendidikan Kewarganegaraan siswa kelas XI di SMA Swasta Teladan Pematangsiantar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental tipe One-Group Pretest–Posttest yang dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian terdiri atas 32 siswa kelas XI Fase F Kurikulum Merdeka yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes pemahaman konsep dan dianalisis melalui uji Paired Sample T-Test serta Normalized Gain (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan capaian pemahaman konsep antara pengukuran awal dan akhir setelah penerapan model CTL, dengan tingkat peningkatan berada pada kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran kontekstual berkontribusi dalam memperkuat pemahaman konsep Pendidikan Kewarganegaraan siswa pada jenjang sekolah menengah. Penelitian ini memberikan implikasi empiris bagi pengembangan strategi pembelajaran PKn yang lebih kontekstual dan adaptif sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2026