Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH AESPA SEBAGAI BRAND AMBASSADOR TERHADAP BRAND AWARENESS NABATI RICHOCO : Survei pada followers Instagram fanbase Aespa @seputar.aespa Shifa Rusliani, Intan; Noer Seyma, Qoryna; Soegiarto, Asep; Anugrah Imsa, Mentari; Puspita Sari, Wina
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 6 No. 3 (2025): NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v6i3.1845

Abstract

Penelitain ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Aespa sebagai brand Ambassador terhadap brand awareness Nabati Richoco. Dalam penelitian ini menggunakan teori SOR dan metode kuantitatif dengan desain eksplanatif yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan suatu variabel dengan variabel lain untuk menguji suatu hipotesis. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan melalui google form kepada sampel yang merupakan pengikut Instagram fanbase aespa @seputar.aespa. Analisis data dilakukan dengan menguji normalitas, analisis regresi linier sederhana, uji parsial dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Aespa sebagai brand Ambassador memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap brand awareness Nabati Richoco. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 52,6% terhadap brand awareness .
PENGARUH PESAN KAMPANYE #betterlifewhenwerecycle TERHADAP BRAND IMAGE LG INDONESIA Anggono, Sekar Kinanti; Noer Seyma, Qoryna; Puspita Sari, Wina; Anugrah Imsa, Mentari; Nadia Fatimah, Anggun
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 6 No. 3 (2025): NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v6i3.1836

Abstract

Permasalahan sampah kain di Indonesia menjadikan masyarakat termasuk pelaku usaha semakin sadar akan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan. Hal ini membuat praktik bisnis yang berorientasi pada lingkungan semakin relevan. Oleh karena itu, untuk mempertahankan dan dapat bersaing antar perusahaan sejenis, LG Indonesia melakukan strategi komunikasi pemasaran melalui kampanye #BetterLifeWhenWeRecycle untuk terus memperkuat citra merek (brand image) agar tetap diingat dan menjadi pilihan khalayak. Tujuan dari penelitian untuk melihat pengaruh pesan kampanye #BetterLifeWhenWeRecycle terhadap brand image LG Indonesia. Untuk menjawab permasalahan ini, peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang dilakukan terhadap 100 pengikut Instagram @lgindonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan kampanye #BetterLifeWhenWeRecycle dengan dimensi kognitif, afektif, dan konatif memiliki pengaruh terhadap brand image LG Indonesia sebesar 58,3% sementara terdapat variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini yang memengaruhi brand image LG Indonesia sebesar 41,7%. Dapat disimpulkan bahwa pesan kampanye #BetterLifeWhenWeRecycle berpengaruh terhadap brand image LG Indonesia.
Peran Arkatipe Merek dalam Strategi Pemasaran Konten Untuk Pembentukan Citra Lembaga Fajar Rizki, Menati; Anugrah Imsa, Mentari; Abdul Kholik; Natania, Marsha Cesar; Firdhan, Muhammad Fachrizal
Jurnal Riset Public Relations Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Public Relations (JRPR)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpr.v5i2.8452

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran arketipe merek dalam strategi pemasaran konten Youth Ranger Indonesia (YRI) serta kontribusinya terhadap pembentukan citra lembaga di ranah digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis konten induktif, penelitian ini mengkaji 30 unggahan Instagram YRI yang dipublikasikan pada Maret–Agustus 2025, dilengkapi dengan wawancara mendalam untuk memahami nilai dan praktik komunikasi internal. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga pola konten utama, yakni konten aksi, konten empatik-edukatif, dan konten kreatif-visual. Ketiga pola tersebut muncul secara konsisten dan menggambarkan cara YRI membangun kedekatan dengan audiens muda, menegaskan identitas lembaga, serta menyajikan pesan yang relevan dan mudah dikenali. Temuan ini juga memperlihatkan bahwa pola konten tersebut secara alami selaras dengan kecenderungan arketipe tertentu, meskipun YRI belum pernah merumuskannya secara formal. Integrasi pola konten dengan nilai internal lembaga berkontribusi pada pembentukan citra positif melalui aspek favorability, strength, dan uniqueness. Kesimpulannya, penelitian ini menegaskan bahwa arketipe merek dapat menjadi kerangka strategis dalam komunikasi digital organisasi non-profit. Penerapan arketipe yang konsisten mampu memperkuat citra lembaga dan meningkatkan efektivitas pemasaran konten, sekaligus membuka peluang bagi pengembangan strategi komunikasi digital yang lebih terarah. Abstract. This study aims to examine the role of brand archetypes in the content marketing strategy of Youth Ranger Indonesia (YRI) and its contribution to shaping the organization’s image in the digital sphere. Employing a qualitative approach with inductive content analysis, the research analyzes 30 Instagram posts published between March and August 2025, complemented by in-depth interviews to capture internal values and communication practices. The findings reveal three dominant content patterns: action-oriented content, empathetic-educational content, and creative-visual content. These patterns consistently appear across YRI’s digital communication, illustrating how the organization builds closeness with young audiences, reinforces its identity, and delivers messages that are relevant and easily recognizable. The results also show that these content tendencies naturally align with certain brand archetypes, even though the organization has never formally applied the framework. The integration of these patterns with YRI’s internal practices contributes to a positive brand image, reflected through favorability, strength, and uniqueness. In conclusion, the study demonstrates that brand archetypes can serve as a strategic framework for digital communication in non-profit organizations. Consistent application of archetypal cues strengthens organizational image and enhances the effectiveness of content marketing, while offering opportunities for more directed and coherent digital communication strategies.