Sahija, La
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa SD dalam Menyelesaikan Soal Geometri Menggunakan Langkah Polya Sahija, La; Minarti, Ade
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30919

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sekolah dasar dalam menyelesaikan soal geometri menggunakan langkah polya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskritif. Penelitian dilakukan di kelas V SD 63 Buton dan Subjek penelitian ini sebanyak 6 siswa yang terdiri dari dua siswa yang kemampuan pemecahan masalahnya tinggi,sedang, dan rendah. Tehnik pengumpulan data menggunakan tes tertulis dan wawancara. Data dianalisis dengan dimulainya reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal geometri menggunakan langkah polya adalah: 1) memahami masalah, siswa dengan kemampuan tinggi dan sedang sudah mampu memahami masalah yang diberikan yaitu mampu memahami makna permasalahan dengan jelas dan tepat, sedangkan siswa dengan kemampuan rendah belum mampu memahami masalah; 2) merencanakan penyelesaian masalah, siswa dengan kemampuan tinggi dan sedang mampu menganalisis karena mampu menentukan teorema untuk menyelesaikan masalah, sedangkan siswa dengan kemampuan rendah belum mampu menganalisis karena tidak menentukan teorema untuk menyelesaikan masalah; 3) melakukan penyelesaian masalah, siswa dengan kemampuan tinggi, sedang dan rendah mampu mengavaluasi karena dapat menyelesaikan soal benar dan tepat, dan 4) memeriksa kembali jawaban yang telah diselesaikan, siswa dengan kemampuan tinggi melakukan regulasi yaitu memeriksa kembali jawaban yang telah diselesaikan, sedangkan siswa dengan kemampuan sedang dan rendah tidak melakukan regulasi karena tidak memeriksa kembali jawaban yang telah diselesaikan.
Membangun Peradaban melalui Peran Guru, Refleksi Pengabdian Masyarakat dalam Webinar Pendidikan Alimato, Alimato; Sahija, La; Minarti, Ade; Marsel, Marsel
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31382

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat peran guru sebagai kontraktor proyek peradaban melalui webinar pendidikan pada 15 April 2025, diikuti 150 peserta: guru (50%), mahasiswa pendidikan (30%), dan praktisi pendidikan (20%). Materi mencakup peran guru dalam membangun peradaban, tantangan dan peluang pendidikan, strategi menjadi guru efektif dan inspiratif, serta refleksi penutup. Hasil kuesioner menunjukkan 80% peserta menilai materi relevan, 78% memperoleh wawasan baru, dan 85% terdorong mengimplementasikan strategi berbasis nilai peradaban. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman dan kapasitas peserta, serta menegaskan perlunya pelatihan lanjutan agar gagasan guru sebagai kontraktor peradaban dapat diterapkan secara nyata di kelas.
Analisis Keterampilan Proses Sains terhadap Prestasi Belajar Kognitif IPA Siswa SD Minarti, Ade; Hanisu, Hanisu; Sahija, La; Marsel, Marsel
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31097

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis keterampilan proses sains terhadap prestasi belajar kognitif IPA siswa SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif expost facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN se-Kecamatan Pasarwajo sebanyak 32 Sekolah. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling purposive yang ditetapkan adalah 16 Sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes uraian dan tes pilihan ganda. Pengujian hipotesis menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi sederhana dengan program SPSS IBM 24. Diperoleh hasil pengujian keterampilan proses sains berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar kognitif IPA siswa SD dengan koefisien regresi yaitu 0,2 yang searah dan koefisien determinasi berkontribusi sebesar 23,1%. Dapat disimpulkan bahwa keterampilan proses sains mempunyai pengaruh secara signifikan pada prestasi belajar kognitif IPA siswa SDN se-Kecamatan Pasarwajo.
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI POLYNOMIAL Rizal, Rizal; Ode Nining Setiyawan, Wa; Sahija, La
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i1.8849

Abstract

ABSTRAK Pendidikan matematika memiliki peran strategis dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa sebagai bagian dari kompetensi abad ke-21, namun pada praktiknya kemampuan tersebut belum berkembang secara optimal. Matematika, khususnya materi aljabar seperti polinomial, menuntut siswa untuk menganalisis informasi, mengevaluasi strategi penyelesaian, serta menarik kesimpulan secara logis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa dalam pemecahan masalah matematika pada materi polinomial di kelas XI SMA Negeri 6 Baubau. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian dipilih secara purposive dari siswa kelas XI pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data meliputi tes tertulis berbasis indikator kemampuan berpikir kritis matematis dan dokumentasi hasil pekerjaan siswa. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 70%, sementara kategori tinggi masih relatif rendah dan kategori rendah masih memerlukan perhatian khusus. Pada indikator interpretasi, siswa menunjukkan capaian yang cukup baik, namun pada indikator analisis, evaluasi, dan inferensi capaian siswa tergolong rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa siswa belum konsisten dalam mengorganisasi informasi, mengevaluasi ketepatan strategi, serta menarik kesimpulan secara logis dalam menyelesaikan masalah polinomial. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis siswa belum optimal, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang lebih menekankan aktivitas pemecahan masalah dan penguatan berpikir tingkat tinggi dalam pembelajaran aljabar. ABSTRACT Mathematics education plays a strategic role in developing students’ critical thinking skills as an essential component of 21st-century competencies; however, in practice, these skills have not been optimally developed. Mathematics learning, particularly algebraic topics such as polynomials, requires students to analyze information, evaluate solution strategies, and draw logical conclusions. This study aims to analyze students’ critical thinking skills in mathematical problem solving on polynomial material in Grade XI of SMA Negeri 6 Baubau. The research employed a qualitative approach with a descriptive design. The research subjects were Grade XI students selected purposively during the first semester of the 2025/2026 academic year. Data were collected through written tests designed based on indicators of mathematical critical thinking skills and supported by documentation of students’ work. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that the majority of students are in the moderate category of critical thinking ability, accounting for 70% of the participants, while the high category remains relatively low and the low category still requires special attention. In terms of indicators, students demonstrated adequate achievement in interpretation; however, low achievement was found in analysis, evaluation, and inference. These findings indicate that students have not been consistent in organizing information, critically evaluating solution strategies, and drawing logical conclusions when solving polynomial problems. It can be concluded that students’ mathematical critical thinking skills are not yet optimal, highlighting the need for learning strategies that emphasize problem-solving activities and the development of higher-order thinking skills in algebra instruction.