Fadri Rahmat
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UNIADEK DALAM FOTOGRAFI PRODUK Haris Fernando; Fadri Rahmat
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.413

Abstract

Uniadek adalah brand kuliner khas Minangkabau yang berdiri sejak 2016 di kota Bukittinggi. Meskipun telah menembus pasar ekspor, hasil survei menunjukkan brand ini masih kurang dikenal khususnya di Sumatera Barat. Salah satu penyebabnya adalah minimnya aset visual promosi yang menarik dan profesional. Hal ini memunculkan ide untuk menciptakan karya fotografi produk dengan objek produk-produk dari brand Uniadek dengan menggunakan konsep visual dark mood dengan pendekatan adaptif. Fotografi produk adalah jenis fotografi yang bertujuan menampilkan produk secara menarik dan professional untuk kebutuhan promosi atau penjualan dengan menonjolkan detail, kualitas, dan daya tarik produk melalui teknik pencahayaan, komposisi, serta penggunaan angle yang tepat. Proses penciptaan melalui tahapan persiapan (observasi, wawancara, studi pustaka), perancangan (storyboard dan skema lighting), serta perwujudan. Karya ini dapat menjadi media promosi visual yang efektif dan memperkuat identitas brand Uniadek.
Busana Pengantin Koto Gadang Bermotif Pucuak Rabuang sebagai Penguat Identitas Budaya Latifah Anjali; Dini Yanuarmi; Mega Kencana; Fadri Rahmat
Filosofi : Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya Vol. 3 No. 2 (2026): Mei: Filosofi : Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/filosofi.v3i2.1135

Abstract

Bridal attire is an important element in a wedding ceremony that not only functions as a body covering, but also represents cultural identity. The final project work entitled Koto Gadang Bridal Attire with Pucuak Rabuang Motif Application aims to design, realize, and display Koto Gadang bridal attire by applying the Pucuak Rabuang motif as an aesthetic and symbolic element. The motif was chosen because it symbolizes growth, hope, and the beginning of a new life that is in line with the values ​​of marriage. The process of creating the work was carried out through three stages, namely exploration, design, and realization. The exploration stage includes observation, interviews, and literature studies. The design stage includes the preparation of mood boards, sketching, design selection, and design refinement. The realization stage includes pattern making, clothing construction, and the application of embroidery and sequin embroidery techniques. The dresses were made using bridal satin, Pandai Sikek songket, and brocade tulle with dominant colors of maroon, cream, and gold. The final work consists of one ready-to-wear dress, one deluxe ready-to-wear dress, and two haute couture bridal dresses. This work is expected to contribute to innovation in Minangkabau bridal wear while preserving the cultural values ​​inherent in the Koto Gadang traditional attire.